Geely Investasi Rp1,7 Triliun, Bidik Pengembangan Battery Swapping
Geely dan NIO memperkuat bisnis baterai dan charging dengan investasi Rp1,7 triliun serta pengembangan teknologi battery swapping.
Ilustrasi./freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Tahap 6 hingga 14 Oktober 2026. Program ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mengembangkan keterampilan dan kompetensi sebagai bekal menghadapi dunia kerja.
Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker Darmawansyah mengatakan perubahan kebutuhan dunia kerja membuat masyarakat perlu terus mengembangkan kompetensi.
“Melalui Pelatihan Vokasi Nasional Batch 6, kami ingin membuka kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat untuk mengembangkan keterampilan dan kompetensi kerja. Kami berharap pelatihan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya sebagai bekal untuk menghadapi kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang,” ujar Darmawansyah dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.
Menurut dia, pelatihan vokasi menjadi salah satu upaya untuk membantu masyarakat memperoleh keterampilan yang mendukung kesiapan menghadapi dunia kerja.
Pelatihan Vokasi Nasional menjadi salah satu pilar strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mempercepat kesiapan tenaga kerja Indonesia. Melalui program ini, para peserta dibekali keterampilan praktis serta kompetensi teknis yang disesuaikan langsung dengan kebutuhan industri modern.
Tak hanya fokus pada penguasaan keahlian teknis (hard skills), pelatihan ini juga membentuk karakter dan disiplin kerja agar para lulusannya mampu bersaing secara global. Langkah berkelanjutan ini diharapkan mampu menekan angka pengangguran terbuka sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional secara signifikan.
“Oleh karena itu, pelatihan vokasi menjadi salah satu upaya untuk membantu masyarakat memperoleh keterampilan yang mendukung kesiapan menghadapi dunia kerja,” ujar Darmawansyah.
Pendaftaran Dibuka hingga 14 Oktober 2026
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Tahap 6 berlangsung pada 1–14 Oktober 2026. Masyarakat yang berminat dapat memanfaatkan periode tersebut untuk melakukan pendaftaran.
Setelah pendaftaran ditutup, proses seleksi peserta dijadwalkan berlangsung pada 15–21 Oktober 2026. Hasil seleksi kemudian akan diumumkan pada 22 Oktober 2026.
Peserta yang dinyatakan lolos seleksi selanjutnya mengikuti pelatihan yang dimulai pada 28 Oktober 2026.
Kemnaker Ajak Masyarakat Kembangkan Kompetensi
Darmawansyah mengatakan pengembangan keterampilan perlu dilakukan secara berkelanjutan agar masyarakat memiliki bekal yang semakin relevan dengan dinamika dunia kerja.
Ia berharap masyarakat dapat mengikuti pelatihan secara optimal. Masyarakat juga diajak segera mendaftar dan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengembangkan kompetensi.
“Melalui Pelatihan Vokasi Nasional Batch 6, kami ingin membuka kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat untuk mengembangkan keterampilan dan kompetensi kerja,” katanya.
Informasi mengenai pendaftaran serta persyaratan lengkap Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Tahap 6 dapat dipantau melalui platform Skillhub di skillhub.kemnaker.go.id.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Geely dan NIO memperkuat bisnis baterai dan charging dengan investasi Rp1,7 triliun serta pengembangan teknologi battery swapping.
Jarak pandang 600 meter membuat delapan penerbangan di Bandara SMB II Palembang tertunda, terdiri atas empat kedatangan dan empat keberangkatan.
Pemkab Gunungkidul mulai memverifikasi 30 gerai KDMP yang telah dibangun. Operasional masih menunggu proses verifikasi dan validasi.
Tiket MotoGP Mandalika 2026 mulai bisa ditukar di tiga lokasi. Simak jadwal, kategori tiket, jam layanan, dan syarat penukarannya.
Fitriani/Fadona meraih perak padel putri Asian Games 2026 setelah kalah dari pasangan Jepang dengan skor 3-6, 4-6.
Kemenkeu masih mengkaji Whoosh untuk menjaga keberlanjutan layanan sekaligus mencari cara meminimalkan dampaknya terhadap beban fiskal.