Puluhan Wisatawan Asal Malaysia Terjebak di Air Terjun Tiu Kelep Saat Terjadi Gempa

Newswire
Newswire Minggu, 17 Maret 2019 19:27 WIB
Puluhan Wisatawan Asal Malaysia Terjebak di Air Terjun Tiu Kelep Saat Terjadi Gempa

Ilustrasi gempa bumi./IST-Liputan6.com

Harianjogja.com, MATARAM--Sebanyak 40 wisatawan yang terjebak lokasi air terjun Tiu Kelep, Desa Senaru, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat didominasi wisman dari Malaysia, pascagempa tektonik 5,8 Skala Richter (SR).

Kepala Bagian Humas Pemkab Lombok Utara, Mujaddid Muhas sebagaimana dikutip Antara menyatakan, terdapat kurang lebih 40 orang wisatawan yang terkepung longsoran di sekitar kejadian.

BPBD dan Dinkes setempat telah menerjunkan empat ambulans ke lokasi kejadian bersama personel dan paramedis. Baru bisa dievakuasi lima korban, dua orang meninggal dunia dan sejumlah lainnya luka-luka, saru orang dirawat di Puskesmas Bayan.

Untuk mencapai lokasi air terjun Tiu Kelep yang memakan waktu sekitar 45 menit dari jalan raya Senaru, wisatawan harus melintasi jalan setapak yang di kiri kanannya terlihat bekas longsoran gempa pada Juli dan Agustus 2018.

Wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat diguncang gempa bumi tektonik berkekuatan 5,8 Skala Richter (SR) pada Minggu(17/3/2019) siang pukul 14.07 WIB atau 15.07 Wita, namun tidak berpotensi tsunami.

Berdasarkan analisa Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), menunjukkan pusat gempa bumi terletak pada koordinat 8,30 lintang selatan dan 116,60 bujur timur dengan kedalaman 10 kilo meter.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online