Keluarga di Sleman Berharap Kasus Romi Tidak Terbukti

Newswire
Newswire Sabtu, 16 Maret 2019 06:07 WIB
 Keluarga di Sleman Berharap Kasus Romi Tidak Terbukti

Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy (mengenakan masker dan bertopi), digiring petugas saat tiba di Gedung KPK Merah Putih, Jakarta, Jumat (15/3/2019).. /Antara Foto-eno Esnir

Harianjogja.com, SLEMAN - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy (Romi) tertangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Keluarga berharap kasus korupsi yang tengah menjerat Romi ini tidak terbukti. Meski ada tangkap tangan, namun keluarga yakin Romi tidak melakukannya. Orang tuanya, Tolchah Mansoer selalu mengajarkan kesederhanaan dan kejujuran.

“Harapan keluarga tidak terbuktilah. Abah dan ibu Tolchah Mansur selalu mengedepankan kesederhaan dan kejujuran,” jelas kakak Romi, Nisrinun Ni’mah kepada sejumlah wartawan yang mengkonfirmasi di rumahnya di Tempelsari, Maguwoharjo, Sleman Jumat (15/3/2019).

Menurutnya, rumah yang dia tempati ini merupakan rumah mendiang orang tuanya. Kondisinya sederhana dan tidak ada yang mewah. Begitu juga dengan keluarganya semuanya berusaha sendiri untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

“Tidak ada bantuan dari manapun, kita berusaha sendiri,” jelasnya.

Menurutnya, dukungan dan support terus bermuculan. Salah satunya dari IPNU yang dulu didirikan oleh ayahnya. Romi didik dan berjuang sesuai dengan garis lurus. Begitu juga dengan pondok yang didirikan juga sederhana, dan hanya ada asrama putra dan putri.

Selain itu, dukungan dan support juga disampaikan oleh tim kampanye nasional (TKN) Tina Thalisa kepada keluarganya. Mereka masih mengedepankan asas praduga tidak bersalah.

Pihak keluarga juga ingin ke Jakarta untuk bertemu. Namun mereka masih menunggu hasil pemeriksaan dalam kurun waktu 1 x 24 jam.

Nisrinun mengaku belum lama ini melakukan komunikasi dengan Romi, saat ada sarasaehan dengan anak Santri Darussalam, IPNU. Sarasehan dilaksanakan di pondok Darussalam yang didirikan keluarga, tepatnya di lantai tiga.

“Meski agendanya kalau ke Jogja padat, tetapi selalu kangseng (janjian) bertemu,” ujarnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Okezone.com

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online