Ribuan Warga Pekalongan Mulai Disasar Skrining TBC
Sebanyak 1.350 warga di Kota Pekalongan menjadi sasaran skrining TBC aktif hingga September 2026 untuk mempercepat deteksi dini penularan.
Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy (mengenakan masker dan bertopi), digiring petugas saat tiba di Gedung KPK Merah Putih, Jakarta, Jumat (15/3/2019).. /Antara Foto-eno Esnir
Harianjogja.com, SLEMAN - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy (Romi) tertangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Keluarga berharap kasus korupsi yang tengah menjerat Romi ini tidak terbukti. Meski ada tangkap tangan, namun keluarga yakin Romi tidak melakukannya. Orang tuanya, Tolchah Mansoer selalu mengajarkan kesederhanaan dan kejujuran.
“Harapan keluarga tidak terbuktilah. Abah dan ibu Tolchah Mansur selalu mengedepankan kesederhaan dan kejujuran,” jelas kakak Romi, Nisrinun Ni’mah kepada sejumlah wartawan yang mengkonfirmasi di rumahnya di Tempelsari, Maguwoharjo, Sleman Jumat (15/3/2019).
Menurutnya, rumah yang dia tempati ini merupakan rumah mendiang orang tuanya. Kondisinya sederhana dan tidak ada yang mewah. Begitu juga dengan keluarganya semuanya berusaha sendiri untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
“Tidak ada bantuan dari manapun, kita berusaha sendiri,” jelasnya.
Menurutnya, dukungan dan support terus bermuculan. Salah satunya dari IPNU yang dulu didirikan oleh ayahnya. Romi didik dan berjuang sesuai dengan garis lurus. Begitu juga dengan pondok yang didirikan juga sederhana, dan hanya ada asrama putra dan putri.
Selain itu, dukungan dan support juga disampaikan oleh tim kampanye nasional (TKN) Tina Thalisa kepada keluarganya. Mereka masih mengedepankan asas praduga tidak bersalah.
Pihak keluarga juga ingin ke Jakarta untuk bertemu. Namun mereka masih menunggu hasil pemeriksaan dalam kurun waktu 1 x 24 jam.
Nisrinun mengaku belum lama ini melakukan komunikasi dengan Romi, saat ada sarasaehan dengan anak Santri Darussalam, IPNU. Sarasehan dilaksanakan di pondok Darussalam yang didirikan keluarga, tepatnya di lantai tiga.
“Meski agendanya kalau ke Jogja padat, tetapi selalu kangseng (janjian) bertemu,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Sebanyak 1.350 warga di Kota Pekalongan menjadi sasaran skrining TBC aktif hingga September 2026 untuk mempercepat deteksi dini penularan.
IHSG ditutup melemah 1,88 persen ke level 6.196,43 akibat meningkatnya tensi geopolitik Timur Tengah dan tarif baru Amerika Serikat.
Kementerian PU mulai menerapkan Aspal Buton 30% di sejumlah jalan tol strategis untuk mengurangi impor aspal dan menekan beban APBN.
Febrie Adriansyah memenuhi panggilan Kejagung sebagai saksi dalam kasus dugaan TPPU terkait temuan 74 kilogram emas di Sentul.
Peneliti keamanan menemukan malware SectopRAT menyebar lewat iklan Claude AI palsu di Bing. Sedikitnya 29 organisasi menjadi korban serangan siber ini.
Disnakertrans DIY menyiapkan Raperda jaminan sosial ketenagakerjaan untuk memperluas perlindungan pekerja informal di DIY.