Purbaya Pastikan MBG dan Alutsista Tak Membebani APBN
Menkeu Purbaya memastikan pembiayaan MBG dan pengadaan alutsista tetap aman dengan defisit APBN dijaga di bawah 3 persen.
Ilustrasi. /Antaranews-Ridwan Triatmodjo
Harianjogja.com, BANDUNG--Jasad Ujang Nuryanto dan asistennya, Ai Munawaroh, warga Kabupaten Bandung, Jawa Barat, yang menjadi korban mutilasi di Malaysia, akan tiba di Indonesia, pada Rabu (13/3/2019) sekitar jam 08.30 WIB.
"Kalau di Jakarta jam 08.30, berangkat ke sini bisa sampai tiga sampai empat jam, paling sampai ke Bandung sore," kata Kuasa Hukum Ujang, Hermawan, Rabu (13/3/2019).
Hermawan mengatakan saat ini pihak keluarga telah berkordinasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Malaysia terkait kepulangan jenazah ke Indonesia.
"Keluarga juga sudah mengabari sanak saudaranya untuk menyambut jenazah juga untuk membantu pemakamannya di dekat kediamannya," katanya.
Sementara itu Hermawan menyebutkan tiga orang telah diamankan oleh Kepolisian Diraja Malaysia (PDRM). Namun ia mengatakan bahwa masih ada pelaku utama kasus tersebut yang masih belum terungkap. Sebelumnya Polri telah menggandeng Interpol untuk mengusut kasus tersebut.
Hermawan mengatakan kontribusi tersebut untuk membantu PDRM melakukan proses penyelidikan. Saat ini, Hermawan meyebutkan kondisi tubuh jenazah masih belum lengkap semuanya. Namun atas konfirmasi keluarga, jenazah tetap dipulangkan ke Tanah Air.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Menkeu Purbaya memastikan pembiayaan MBG dan pengadaan alutsista tetap aman dengan defisit APBN dijaga di bawah 3 persen.
Satpol PP Solo meminta pedagang olahan daging anjing beralih usaha sesuai Perda Tertib Pangan Kota Solo 2025.
Lima WNI dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 dilaporkan ditahan Israel di perairan Siprus.
Jemaah haji asal Solo menjalani amputasi jempol kaki di Makkah akibat komplikasi diabetes saat ibadah haji 2026.
Harga minyak mentah Indonesia April 2026 melonjak menjadi 117,31 dolar AS per barel akibat konflik Timur Tengah dan Selat Hormuz.
Dewan Pers mendesak pemerintah Indonesia menempuh jalur diplomatik untuk membebaskan tiga jurnalis yang ditahan Israel.