Advertisement

BPN Sebut Hasil Money Politics Membuat Negara Tidak Dihormati Bangsa Lain

Jaffry Prabu Prakoso
Rabu, 13 Maret 2019 - 01:37 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
BPN Sebut Hasil Money Politics Membuat Negara Tidak Dihormati Bangsa Lain Ferry Mursyidan Baldan - ferrymbaldan.id

Advertisement

Harianjogja.comJAKARTA--Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi menilai politik uang tidak berdampak baik bagi negara, sehingga BPN mengajak masyarakat untuk menolaknya. 

Direktur Relawan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Ferry Mursidan Baldan mengatakan bahwa penyelenggaraan pemilu adalah peristiwa meningkatkan peradaban bangsa. “Maka kita komitmen menolak money politics. Kekuasan yang diraih hasil pemilu itu membawa kebaikan? Tidak. Karena dikatakan saya bisa membeli kekuasaan,” katanya di Jakarta, Selasa (12/3/2019).

Advertisement

Ferry menjelaskan bahwa politik uang juga sangat berbahaya dalam proses demokrasi, apalagi pada pemilu. Oleh karena itu, dia meminta relawan Prabowo-Sandi tolak hal itu dengan segala cara.  “Karena kita ingin menyelamatkan bangsa ini. Apa jadinya bangsa dipimpin oleh hasil money politics? Tidak dihormati bangsa lain, tidak ada kata negara berdaulat,” jelas Ferry.

Politik uang bagi Ferry bukan masalah memperoleh suara sehingga menduduki kekuasaan, tapi berdampak buruk pada tatanan pemerintahan. “Apa kerusakannya pertama kerusakan materialistik. Kekuasan yang bisa dibeli maka kemudian itu akan menghadirkan kekuasaan yang juga bisa dibeli nantinya,” ucap Ferry.

Relawan BPN, tambah Ferry, akan memantau setiap tempat pemungutan suara sejak pagi hari. Kalau pun ada yang membagi-bagi hadiah atau barang, dia mengimbau agar hal diterima saja, dengan catatan. Anggap hadiah itu sebagai pemberian dari negara. Akan tetapi keyakinan tetap pada pasangan peserta pilpres nomor urut 02, yaitu Prabowo-Sandi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : bisnis.com

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Diduga Lalai Saat Memasak, Rumah di Argorejo Ludes Terbakar

Diduga Lalai Saat Memasak, Rumah di Argorejo Ludes Terbakar

Bantul
| Selasa, 31 Maret 2026, 11:00 WIB

Advertisement

Masuk Jepang Wajib JESTA 2026, Ini Biaya dan Cara Daftarnya

Masuk Jepang Wajib JESTA 2026, Ini Biaya dan Cara Daftarnya

Wisata
| Selasa, 31 Maret 2026, 09:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement