Langkah Fajar/Fikri Terhenti, Leo/Daniel ke Final Asian Games 2026
Fajar/Fikri gagal ke final Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah kalah dari Liang/Wang. Leo/Daniel melaju ke partai puncak.
keluarga Jokowi./Instagram-Suara.com
Harianjogja.com, BEKASI--Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi sempat menganggap cucu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Jan Ethes sebagai alat kampanye pada Pilpres 2019. Capres nomor urut 01 itu pun bingung.
Diketahui sebelumnya, Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid memprotes Jokowi yang memanfaatkan Jan Ethes untuk kepentingan kampanye. Hidayat Nur Wahid mempersoalkan pernyataan Andi Widjajanto yang menyebut Jan Ethes sebagai keunggulan petahana yang tak dimiliki Prabowo.
"Bagaimana? Dia itu cucu saya! Enggak boleh saya ajak main bom-bom car? Nganter ke toko, masak enggak boleh?" ucap Jokowi di Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu (30/1/2019).
Jokowi menilai, keluarganya merupakan keluarga yang normal, yang bahagia karena mempunyai cucu. "(Jadi) Enggak boleh kita sekeluarga diminta wawancara TV, masak enggak boleh?" keluhnya
Jokowi yang juga petahana itu menegaskan bahwa tak pernah mengajak putra dari Gibran Rakabumi dan Selvi Ananda untuk berkampanye di Pilpres 2019.
"Masa seperti itu dibilang kampanye. Enggak pernah [Jan Ethes] saya ajak di forum kampanye" tandasnya.
Seperti diketahui, polemik seputar Jan Ethes bermula dari pernyataan Ketua Tim Cakra 19, Andi Widjajanto, yang menyebut Jan Ethes sebagai salah satu keunggulan capres petahana itu di Pilpres 2019.
Andi menyebut kedekatan Jokowi dengan Jan Ethes menjadi salah satu senjata bagi petahana dalam \'bertanding\' di media sosial (medsos). Pasalnya, interaksi keduanya sangat menarik dan humanis hingga menjadi viral.
"Kekuatan kita karena kita mampu main politik dari serius hingga receh. Misalnya kayak tadi \'mulai dari gue\'. Kita bisa memakai substansi yang sangat mendalam, tapi kita juga bisa sangat baik memviralkan seorang Jan Ethes yang di sana enggak ada," ujar Andi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : okezone.com
Fajar/Fikri gagal ke final Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah kalah dari Liang/Wang. Leo/Daniel melaju ke partai puncak.
Menkes Budi Gunadi Sadikin membahas kondisi keuangan BPJS Kesehatan, suntikan Rp20 triliun, hingga kualitas layanan rumah sakit.
Polisi membekuk Gembel, spesialis pencuri pompa sumur bor yang terungkap beraksi di 19 TKP di Gunungkidul dan Bantul.
Bupati Magelang Grengseng Pamuji meminta ASN meninggalkan kebiasaan lama dan memperkuat target pembangunan, termasuk kemiskinan dan pengangguran.
Dinkes Kota Jogja mencatat 41 kasus baru HIV hingga triwulan II 2026, turun dibandingkan 118 kasus pada 2024 dan 98 kasus pada 2025.
Pemkab Sleman dan Klaten menyepakati pembagian PBJT Candi Prambanan untuk mengoptimalkan PAD dan pengembangan kawasan wisata.