Dihantam Tsunami, Kerugian Hotel di Banten Ditaksir Capai Rp500 Miliar

Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan Jum'at, 28 Desember 2018 21:00 WIB
Dihantam Tsunami, Kerugian Hotel di Banten Ditaksir Capai Rp500 Miliar

Pengelola berdiri di atas bekas bangunan penginapan yang luluh lantah akibat diterjang tsunami, di kawasan Pantai Carita, Pandeglang, Banten, Selasa (25/12/2018)./ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal

Harianjogja.com, JAKARTA -- Kerugian industri hotel akibat tsunami Selat Sunda diperkirakan mencapai hingga ratusan miliar. Badan Nasional Penanggulangan Bencana merilis nilai estimasi kerugian hotel akibat tsunami Selat Sunda.

Menurut data yang diterima Badan Nasional Penanggulangan Bencana dari Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) estimasi nilai kerugian hotel yang terdampak Tsunami Selat Sunda sebesar Rp180 miliar.

Dikonfirmasi terpisah, Ketua Harian PHRI BPD Provinsi Banten Ashok Kumar mengatakan bahwa kerugian sebesar Rp180 miliar tersebut hanya kerugian di Tanjung Lesung, Banten.

“Estimasi kerugian kalo kita hitung-hitung hampir Rp500 miliar,” ujarnya saat dikonfirmasi Bisnis-jaringan Harianjogja.com, Jumat (28/12/2018).

Nilai kerugian tersebut merupakan perhitung atas kerusakan hotel yang terdampak dan belum terhitung kerugian tamu hotel yang membatalkan penyewaan kamar.

“Kalau dihitung secara market, kerugian kita bisa mencapai Rp1 triliun,” pungkasnya.

Untuk itu, Ashok mengharapkan pemerintah turun tangan untuk melakukan pemulihan terhadap penginapan yang terdampak agar tidak menimbulkan masalah lebih luas.

“Kalau pemerintah tidak melakukan recovery, akan timbul multiple effect seperti merumahkan karyawan akhir-akhirnya PHK,” pungkas Ashok.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis.com

Share

Bhekti Suryani
Bhekti Suryani Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Artikel Penulis