Jukir Solo Tarik Tarif Parkir Rp5.000, Dishub Beri Sanksi Tegas
Dishub Solo memberi sanksi kepada jukir yang menarik tarif parkir Rp5.000 di atas ketentuan dan mencatut nama RT di Jalan Gajahmada.
Solihat dan tiga rekannya selfie di dekat lokasi bencana tsunami Selat Sunda, di daerah Banten. - The Guardian/Jamie Fullerton
Harianjogja.com, JAKARTA- Media internasional menyoroti kelakuan sejumlah warga Indonesia yang berselfie ria di lokasi bencana tsunami Selat Sunda. Tindakan itu dinilai memalukan.
Puing-puing bangunan menjadi saksi hancurnya wilayah pantai di Banten akibat tsunami selat sunda yang menjadi penanda dahsyatnya terjangan gelombang tsunami. Namun ditengah suasana pilu tersebut, ada saja sebagian orang berswafoto alias selfie .
Beberapa orang dilaporkan berswafoto di sekitar lokasi bencana dan orang-orang tengah berduka tersebut, hal ini lantas menjadi fenomena yang mengejutkan bagi Jamie Fullerton, jurnalis dari The Guardian.
Dari foto yang beredar, keempat perempuan berjilbab itu selfie di salah satu pantai Banten yang terkena pembantaian tsunami.
Yang paling wah adalah, latar belakang selfie mereka merupakan hamparan ladang pembantaian yang dilakukan gelombang tsunami,” tulis Jamie dalam artikel berjudul ‘Destruction gets more likes’: Indonesia’s tsunami selfie-seekers, dalam laman daring The Guardians , Rabu (26/12/2018) seperti dikutip dari Suara.com-jaringan Harianjogja.com.
Warna jilbab mereka sangat mencolok hitam, hijau, merah muda, dan corak campuran. Perempuan yang berjilbab hitam berpose sembari mengacungkan jari tengah dan telunjuk membentuk tanda V.
Menanggapi foto viral tersebut, Psikolog Fath Fatheya, M.Psi, mengelus dada melihat tidak adanya etika berempati di lokasi bencana.
"Tindakan memalukan ya dan tidak elok untuk berfoto selfie di lokasi bencana. Kita harus menghargai korban bencana itu. Kalau kita ingin melaporkan kerusakan yang terjadi atas bencana, tidak apa-apa. itupun harap berhati-hati agar tidak menyebarkan foto-foto yang tidak layak [seperti mayat]. Kita coba untuk berempati dengan cara yang lain saja daripada eksistensi di media sosial," seru Fathya saat dihubungi Suara.com, Rabu (26/12/2018).
Fathya mengimbau beberapa cara untuk membantu meringankan penderitaan korban tsunami selat sunda.
"Banyak cara ya, bantuan sandang [pakaian layak dan bersih], pangan [makanan dan obat-obatan], papan [tempat tinggal bersih, aman, nyaman], dan dukungan psikologis [menerima keluh kesahnya, menemani jika memungkinkan] pasca trauma bencana," tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Dishub Solo memberi sanksi kepada jukir yang menarik tarif parkir Rp5.000 di atas ketentuan dan mencatut nama RT di Jalan Gajahmada.
Gelombang panas ekstrem di Eropa kini jadi ancaman ekonomi serius. Jerman diprediksi menanggung kerugian terbesar hingga 2030.
Nickelodeon rayakan Hari SpongeBob 14 Juli dengan event global, maraton episode, hingga konten baru di Roblox dan YouTube.
Survei tunjukkan kepercayaan publik ke Prabowo tembus 74%. Qodari tegaskan pemerintah tak berpuas diri dan tetap evaluasi kinerja.
Kemenhub siapkan 39 bandara baru untuk memperkuat konektivitas nasional dan dorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Perpres ojol resmi terbit, potongan aplikasi maksimal 8 persen mulai Juli 2026, driver dapat perlindungan lebih kuat.