117 Santri Ponpes Manbaul Hikam Kembali Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Keracunan MBG
Sebanyak 117 santri Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo kembali dirawat setelah menjalani pemulihan dugaan keracunan MBG.
Kobaran api yang muncul di Blok Bantengan kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Senin (3/8/2026). ANTARA/HO-Balai Besar TNBTS\r\n
Harianjogja.com, JAKARTA—Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur, telah mencapai sekitar 550 hektare hingga Senin (10/8/2026). Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menkopolkam) Djamari Chaniago menduga kebakaran tersebut dipicu kelalaian manusia atau human error.
Djamari mengatakan aktivitas manusia di kawasan Bromo menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam melihat kemungkinan penyebab kebakaran. Suhu kawasan Bromo yang cenderung dingin membuat pengunjung kerap melakukan aktivitas yang berkaitan dengan api untuk menghangatkan tubuh.
"Seperti yang Anda tahu ya, Bromo itu kan dingin, kemudian banyak orang di situ datang, bahkan kedinginan-kedinginan... bakar begitu ya ataupun dia lupa memadamkannya," katanya di Kemenkopolkam, Senin (10/8/2026).
Menurut Djamari, kelalaian manusia juga pernah menjadi pemicu kebakaran di kawasan Bromo beberapa tahun lalu. Ia menyinggung peristiwa pasangan yang melakukan foto prewedding menggunakan properti berupa flare yang kemudian memicu kebakaran.
Djamari juga menyebut dugaan kelalaian manusia dalam kebakaran yang terjadi di Gunung Gede Pangrango. Namun, dia menegaskan penyebab kebakaran kawasan hutan dapat dipengaruhi banyak faktor sehingga belum dapat dipastikan secara rinci.
"Kira-kira begitu, karena human error. Saya kira banyak sekali hal yang berkaitan dengan human error. Belum tahu persis," tandasnya.
Ia mengatakan saat ini hanya terdapat satu titik api di kawasan Bromo dan penanganan secara bertahap terus dilakukan oleh petugas di lapangan.
Djamari turut menyebut terdapat 107.000 hektare lahan yang dilalap api. Namun, dalam perkembangan data khusus karhutla kawasan Gunung Bromo, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur mencatat luas area terdampak mencapai kurang lebih 550 hektare.
Data BPBD Provinsi Jawa Timur hingga Senin (10/8/2026) pukul 06.00 WIB menunjukkan kebakaran di kawasan Gunung Bromo telah meluas sekitar 550 hektare. Kobaran api juga dilaporkan semakin mengkhawatirkan karena mendekati area permukiman warga.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Provinsi Jawa Timur Satriyo Nurseno mengatakan angka tersebut masih bersifat sementara. Pendataan ulang masih dilakukan sehingga luas wilayah yang terdampak dapat kembali berubah.
"Area kebakaran hutan dan lahan Gunung Bromo terhitung kurang lebih seluas 550 hektare. Data berkembang dalam proses pendataan ulang," ujar Satriyo dalam keterangannya, Senin (10/8/2026).
Perkembangan tersebut membuat penanganan karhutla di kawasan Bromo terus menjadi perhatian. Di sisi lain, dugaan penyebab kebakaran masih perlu dipastikan lebih lanjut karena informasi mengenai human error yang disampaikan Djamari masih berupa dugaan.
Pemerintah dan petugas di lapangan masih melakukan penanganan terhadap titik api yang tersisa. Kondisi kawasan yang luas serta kedekatan api dengan permukiman menjadi bagian penting dalam upaya pengendalian kebakaran.
Kebakaran di Bromo juga kembali menyoroti risiko aktivitas manusia di kawasan hutan dan pegunungan. Penggunaan api, termasuk untuk menghangatkan tubuh maupun kegiatan lain, dapat menjadi faktor yang perlu diwaspadai terutama ketika api tidak dipastikan benar-benar padam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis
Sebanyak 117 santri Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo kembali dirawat setelah menjalani pemulihan dugaan keracunan MBG.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 15 September 2026 tersedia 15 perjalanan dari Jogja ke Palur, mulai 05.05 hingga 22.35 WIB.
Jadwal SIM Keliling Polda DIY September 2026 lengkap dengan lokasi, jam layanan, syarat, serta biaya perpanjangan SIM A dan SIM C.
KPK menyebut Summarecon diduga terkait OTT dalam pengurusan HGB di Kabupaten Bogor yang menangkap 17 orang.
Jadwal DAMRI Bandara YIA Selasa 15 September 2026 tersedia ke 5 tujuan dengan tarif promo YIA-Jogja Rp50.000 hingga September.
KPK menyita uang tunai yang diperkirakan mencapai ratusan miliar rupiah dan menangkap 17 orang dalam OTT ATR BPN.