BRAN Targetkan Struktur Organisasi Rampung dalam 100 Hari Kerja
BRAN menargetkan penyusunan SOTK rampung dalam 100 hari kerja dan menjajaki kerja sama dengan Komnas HAM untuk menangani konflik agraria.
Ma\'ruf Amin/ANTARA FOTO-Rivan Awal Lingga
Harianjogja.com, BOGOR- Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2019 akan diikuti dua pasang calon. Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 01 KH Ma\'ruf Amin optimistis pasangan capres-cawapres Joko Widodo-Ma\'ruf Amin dapat memenangkan pemilu presiden 2019 karena lebh banyak mendapat dukungan kiai dan ulama.
"Kalau urusan dukungan ulama, mungkin Pak Jokowi lebih banyak mendapat dukungan dari pada Pak Prabowo. Bahkan ada pertemuan lebih dari 400 pimpinan pondok pesantren yang mendukung Jokowi-Ma\'ruf. Jadi banyakan kita didukung ulama," kata KH Ma\'ruf Amin ketika mengunjungi Pondok Pesantren Yasina di Cigombong, Kabupaten Bogor, Senin (24/12/2018).
Kiai Ma\'ruf menilai, dukungan kiai dan ulama yang lebih banyak kepada pasangan capres-cawapres nomor urut 01, membuat Kiai Ma\'ruf optimistis, pasangan Jokowi-Ma\'ruf dapat memenangkan pemilu presiden 2019.
Dewan Penasihat atau Mustasyar PBNU ini menegaskan, Jokowi tidak salah memilih dirinya sebagai calon wakil presiden yang merupakan representasi kiai. Pasangan Jokowi-Ma\'ruf, menurut dia, mencerminkan paduan dua kekuatan besar yang membangun negeri ini, yakni nasionalis dan Islam.
"Akan sangat baik jika pimpinan nasional perpaduan antara nasionalis dan Islam. Pak Jokowi dianggap tokoh nasionalis. Saya dianggap tokoh Islam. Jadi zuama dan ulama perpaduan yang bagus," tutur Ma\'ruf.
Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) non-aktif itu merasa heran jika masih ada pihak yang menuduh Jokowi sebagai anti Islam. "Mungkin banyak orang lupa, kalau Presiden Jokowi pada 22 Oktober 2015 telah menetapkan Hari Santri Nasional sebagai salah satu hari besar nasional. Padahal, Pak Jokowi yang menetapkan Hari Santri Nasional dan kemudian memilih kiai sebagai cawapresnya. Pak Jokowi itu cinta pada santri dan kiai. Itu nyata," katanya.
Ma\'ruf menegaskan, dirinya dipilih sebagai cawapres oleh Jokowi merupakan representasi dari NU sehingga, NU akan berjuang maksimal untuk memenangkan pasangan Jokowi-Ma\'ruf pada pemilu 2019. "Ini sudah menjadi kesepakatan NU sejak awal," katanya.
Pada kunjungannya ke Pondok Pesantren Yasina di Kabupaten Bogor, Kiai Ma\'ruf meminta dukungan dan doa restu dari seluruh komponen masyarakat Nahdliyin di Bogor untuk meraih kemenangan pada pemilu presiden 2019.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BRAN menargetkan penyusunan SOTK rampung dalam 100 hari kerja dan menjajaki kerja sama dengan Komnas HAM untuk menangani konflik agraria.
Yusril Ihza Mahendra menyebut usulan perubahan definisi korupsi perlu dikaji mendalam, termasuk kesesuaiannya dengan konvensi antikorupsi PBB.
PT Jogja Makmur Sejahtera merayakan satu tahun perjalanan dengan menyalurkan bantuan 32 tangki air bagi warga Gunungkidul bersama Dompet Dhuafa
Komisi C DPRD Kota Jogja menekankan empat prinsip pelaksanaan program OPD serta menyoroti mitigasi banjir dan kebakaran di kawasan kampung.
Wabah Ebola telah menyebar ke delapan provinsi RD Kongo. WFP menyebut hampir 3,5 juta orang menghadapi krisis pangan akut.
Indonesia memangkas ekspor gas ke Singapura sebesar 31 BBTUD mulai 24 Oktober 2026. Pasokan dialihkan untuk kebutuhan listrik di Batam, Bintan, dan Sumatra.