Korban Karhutla Bromo Bertambah Jadi 6 Orang

Newswire
Newswire Sabtu, 24 Oktober 2026 10:57 WIB
Korban Karhutla Bromo Bertambah Jadi 6 Orang

Araip Foto - Area padang rumput di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla). ANTARA/Ananto Pradana\r\n

Harianjogja.com, JOGJA—Jumlah korban meninggal dunia akibat kebakaran atau kebakaran hutan (Karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) bertambah menjadi enam orang. Korban terbaru, Suraji, 44, meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di RSUD Dr Soetomo Surabaya, Jumat (23/10/2026).

Staf Instalasi Hukum, Hubungan Masyarakat (Humas), dan Pemasaran RSUD Dr Soetomo, Adin Niken Primasari, mengonfirmasi kabar tersebut. Suraji dinyatakan meninggal pada Jumat siang setelah kondisinya memburuk selama menjalani perawatan.

“Pasien dinyatakan meninggal dunia pada Jumat, 23 Oktober 2026, pukul 12.00 WIB,” kata Adin saat dikonfirmasi dilansir Antara Jumat.

Suraji diketahui bekerja sebagai petugas keamanan (security) di Artotel, PT Mitra Indo Permai. Dia mengalami luka bakar berat yang mencapai sekitar 49 persen dari luas permukaan tubuh.

Luka bakar terutama mengenai bagian wajah hingga dada. Korban juga mengalami cedera saluran pernapasan akibat menghirup udara panas dan asap atau trauma inhalasi.

Kondisi Suraji Memburuk akibat Syok Sepsis

Selama menjalani perawatan di ruang resusitasi observasi intensif (ROI), Suraji membutuhkan bantuan ventilator atau mesin pernapasan. Tim medis juga menangani sejumlah komplikasi yang dialaminya.

Komplikasi tersebut meliputi infeksi berat, infeksi paru, anemia, penurunan kadar protein darah, serta gangguan keseimbangan elektrolit.

Adin menjelaskan kondisi Suraji mulai memburuk sejak Jumat pagi akibat syok sepsis. Kondisi ini merupakan komplikasi infeksi berat yang mengganggu sirkulasi darah dan fungsi organ vital.

Tim medis telah memberikan penanganan intensif berupa pemberian cairan, antibiotik, transfusi darah, protein, koreksi elektrolit, serta perawatan luka bakar. Namun, kondisi pasien terus menurun hingga akhirnya meninggal dunia.

Enam Orang Meninggal akibat Kebakaran Bromo

Sebelum Suraji meninggal dunia, lima orang telah dilaporkan meninggal dalam peristiwa kebakaran tersebut. Dua di antaranya merupakan petugas Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS), yakni Sukaris dan Hendra Rony Wagiyanata.

Tiga korban lainnya adalah Wisnu Yuda Pratama, 25, Sefriel Ardiansyah, 19, serta Munawi dari Masyarakat Peduli Api (MPA) Tengger Laut Pasir.

Wisnu dan Sefriel merupakan relawan yang bekerja sebagai karyawan hotel setempat. Dengan meninggalnya Suraji, total korban jiwa akibat kebakaran di kawasan TNBTS mencapai enam orang.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyiapkan santunan sebesar Rp10 juta bagi keluarga setiap korban meninggal dunia dalam upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan di kawasan TNBTS.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online