MenPPPA Ajak Wanita Syarikat Islam Perkuat Kemandirian Perempuan

Newswire
Newswire Sabtu, 24 Oktober 2026 08:47 WIB
MenPPPA Ajak Wanita Syarikat Islam Perkuat Kemandirian Perempuan

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi. /Instagram.

Harianjogja.com, JAKARTA—Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (MenPPPA), Arifah Fauzi, mengajak organisasi masyarakat memperkuat kolaborasi untuk meningkatkan kemandirian ekonomi perempuan dan memperluas kesempatan mereka menjadi pemimpin di berbagai bidang.

Ajakan tersebut disampaikan saat membuka Musyawarah Kerja Nasional Wanita Syarikat Islam (Mukernas WSI) 2026 di Jakarta, Jumat. Arifah menilai Wanita Syarikat Islam dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperluas edukasi, mencegah kekerasan, dan meningkatkan peran perempuan dalam pembangunan.

"Di sinilah Wanita Syarikat Islam menjadi mitra yang strategis pemerintah dalam memperluas edukasi, mencegah kekerasan, memperkuat kemandirian ekonomi perempuan, serta mendorong lahirnya pemimpin perempuan di berbagai bidang," kata Menteri PPPA, Arifah Fauzi.

Menurut Arifah, perempuan dan anak masih menghadapi berbagai persoalan. Tantangan tersebut meliputi kekerasan terhadap perempuan, perkawinan usia anak, terbatasnya akses perempuan terhadap sumber daya ekonomi, serta belum optimalnya keterwakilan perempuan dalam pembangunan.

Kolaborasi Lintas Sektor

Arifah menegaskan pemerintah tidak dapat menangani berbagai persoalan tersebut sendirian. Diperlukan kerja sama yang melibatkan organisasi masyarakat, lembaga pendidikan, dunia usaha, masyarakat, hingga keluarga.

"Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Ini harus berkolaborasi antara pemerintah, organisasi masyarakat, dunia pendidikan, dunia usaha, masyarakat, dan keluarga," kata Arifah.

Ia berharap Mukernas WSI 2026 dapat menghasilkan pembahasan yang menjawab kebutuhan perempuan, baik di tingkat nasional maupun daerah. Upaya tersebut antara lain melalui penguatan kapasitas perempuan, perluasan akses pendidikan, dan pembukaan peluang ekonomi.

Arifah juga mengajak seluruh pihak menjadikan forum tersebut sebagai momentum untuk memperkuat sinergi agar semakin banyak perempuan dapat berkembang, terlindungi dari kekerasan, mandiri secara ekonomi, serta terlibat aktif dalam pembangunan.

"Mari kita jadikan Mukernas Wanita Syarikat Islam ini sebagai momentum untuk bersinergi agar semakin banyak perempuan dapat berkembang, terlindungi dari kekerasan, berdaya secara ekonomi, dan berpartisipasi aktif dalam pembangunan," kata Menteri Arifatul Choiri Fauzi.

Pendidikan untuk Memperkuat Perlindungan Perempuan dan Anak

Sementara itu, Ketua Umum Pimpinan Pusat Wanita Syarikat Islam, Valina Subekti, menilai penguatan sumber daya manusia melalui pendidikan menjadi salah satu kunci untuk menghadapi persoalan perlindungan perempuan dan anak.

Menurut Valina, pendidikan tidak cukup hanya membentuk manusia yang cerdas secara pengetahuan. Pendidikan juga perlu menumbuhkan keimanan, ketakwaan, dan akhlak yang baik.

"Melalui Mukernas, WSI mendorong pembahasan berbagai persoalan strategis tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat peran keluarga dalam membentuk generasi yang berkarakter di tengah perubahan zaman," kata Valina.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online