Kasus Suap Rejang Lebong Merembet ke Bengkulu, KPK Sita Rp4 Miliar
Kasus suap Rejang Lebong berkembang ke Kota Bengkulu. KPK menemukan uang tunai Rp4 miliar saat menggeledah rumah pejabat Pemkot Bengkulu.
Ilustrasi./Bisnis Indonesia-Felix Jody Kinarwan
Harianjogja.com, SURABAYA -Drama kolosal Surabaya Membara yang menyebabkan tiga penonton tewas. Jajaran Polrestabes Surabaya terus bekerja keras untuk mengungkap apakah ada kelalaian atau tidak dalam drama tersebut. Penyidik sedang memeriksa beberapa saksi terkait kasus tersebut.
Mereka yang dimintai keterangan meliputi panitia penyelenggara, PT KAI dan beberapa saksi yang mengetahui kejadian tersebut. Hingga kini proses penyelidikan masih berlangsung.
"Kami panggil dari pihak panitia, PT KAI dan saksi untuk dimintai keterangan. Saat ini proses pemeriksaannya masih berlangsung," terang Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran, Sabtu (10/11/2018).
Menurut Sudamiran, pemanggilan tersebut dilakukan untuk memintai keterangan dari para saksi. Apakah dalam peristiwa itu ada unsur kelalaian atau tidak. Pihaknya juga sudah melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan serta bukti-bukti dari lokasi.
Sedangkan untuk tiga korban yang meninggal sudah berhasil diidentifikasi. Mereka meliputi Helmi Suryawijaya (13) warga Karang Tembok Gang 5, Surabaya, Bagus Ananda (17) warga Jalan Ikan Gurami Gang 6 nomor 27, Surabaya dan Erika (9) warga Jalan Kalimas Baru, Surabaya.
"Helmi dan Erika meninggal di lokasi dan dibawa ke RS Soetomo. Sedangkan Bagus meninggal RS Soewandi. Untuk korban yang luka-luka juga ada sebagian telah pulang," tandas Sudamiran.
Seperti diketahui, sebuah kereta api menambrak penonton yang sedang melihat drama kolosal Surabaya Membara di viaduk Jalan Pahlawan, Jumat (9/11/2018) malam. Akibatnya belasan penonton jatuh dari jembatan. Dalam tragedi ini tiga orang meninggal dunia, dan belasan lainnya luka-luka.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Kasus suap Rejang Lebong berkembang ke Kota Bengkulu. KPK menemukan uang tunai Rp4 miliar saat menggeledah rumah pejabat Pemkot Bengkulu.
Gets Premiere Yogyakarta menggelar Mini Wedding Showcase dengan konsep pernikahan elegan, intim, dan promo menarik bagi calon pengantin.
PHE ONWJ menyisir perairan Karawang usai dugaan kebocoran pipa gas. Hasil pemeriksaan menunjukkan fasilitas operasi tetap aman dan normal.
Koperasi Merah Putih di DIY berkembang sesuai kebutuhan warga, mulai dari distribusi pupuk hingga pemasok sembako dan UMKM.
Munja menargetkan ekspor kendaraan pemadam kebakaran mulai 2027 setelah menguasai 35% pasar domestik dan membidik pangsa pasar 70%.
DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta melantik pengurus Baguna periode 2025-2030 sekaligus menggelar simulasi penyelamatan korban bencana di Sungai Gajahwong.