Hujan Lebat di Fukui, 244.000 Warga Jepang Diminta Waspada
Jepang mengeluarkan peringatan khusus hujan lebat di Fukui. Sekitar 244.000 warga diminta mengambil langkah keselamatan darurat.
Bencana longsor di Kabupaten Nias Selatan, Sumut./Okezone-Robert Fernando H Siregar
Harianjogja.com, NIAS SELATAN-Bencana longsor terjadi di Dusun II, Desa Sukamajumohili, Kecamatan Gomo, Kabupaten Nias Selatan, Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Sabtu (10/11/2018). Longsor menimbun satu rumah yang dihuni tujuh orang. Satu orang di antaranya dinyatakan meninggal dunia.
Kapolres Nias Selatan, AKBP Faisal F Napitupulu melalui Kepala Satuan Reserse Kriminal, AKP Anthony Tarigan menerangkan, tujuh korban tertimbun longsor, ialah Aristina Laia Ina Elsa (33), Setiamas Hulu Ina Putri (30), Dalman Hulu (7), Putri Hulu (5), Kristofen Hulu (4), Rei Jaya Hulu (3), dan Noverman Hulu (2).
“Satu orang korban yang tertimbun longsor, yakni Kristofen Hulu, sudah ditemukan dan dievakuasi, namun telah meninggal dunia,” jelas AKP Anthony Tarigan kepada Okezone, Minggu (11/11/2018).
Koordinator Pos SAR Nias, Tonggor Gultom menyebut, satu unit rumah yang dihuni ketujuh korban diterjang dan terbawa longsor. Longsor terjadi diduga akibat hujan deras yang terjadi beberapa hari.
Tonggor mengutarakan, H+2 pascabencana longsor, tim SAR gabungan kembali melanjutkan operasi. Tinggi timbunan longsor mencapai 10-15 meter. Proses evakuasi hanya mungkin dengan menggunakan alat berat atau ekskavator.
“Alat berat sedang dalam proses pengiriman ke lokasi kejadian. Tim mencoba penyisiran untuk mendeteksi kemungkinan keberadaan para korban, tentunya, berdasarkan perkiraan posisi rumah korban,” tutur Tonggor Gultom.
Kendala pencarian korban, ujar Tonggor Gultom, karena material longsor berupa tanah berlumpur dan berbatu besar, dengan ketebalan sekitar 10 hingga 15 meter. Tidak adanya fasilitas jaringan listrik di lokasi musibah dan jarak desa yang jauh masuk ke dalam hutan atau sekitar perjalanan dua jam menuju Kecamatan Gomo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Jepang mengeluarkan peringatan khusus hujan lebat di Fukui. Sekitar 244.000 warga diminta mengambil langkah keselamatan darurat.
BGN meminta mitra melaporkan oknum yang meminta uang untuk operasional SPPG dan menegaskan kepala SPPG wajib hadir sejak pukul 02.00.
Sebanyak 21 siswa SLB BC Wiyata Dharma 3 Ngaglik, Sleman, belajar mengolah kentang krispi sekaligus memahami sanitasi dan keamanan pangan.
Kuota LPG 3 kg 2026 berpotensi jebol. DEN meminta pengawasan distribusi dan pembinaan pangkalan diperketat agar subsidi tepat sasaran.
Lima anggota TNI diserang massa di Sarolangun, Jambi. Danrem 042/Garuda Putih memastikan pelaku diproses sesuai hukum.
Kekeringan Kulonprogo masih berlangsung. Sebanyak 630.000 liter air telah disalurkan untuk warga di lima kapanewon terdampak.