Prabowo Takziah ke Kediaman Megawati atas Wafatnya Guruh
Presiden Prabowo Subianto bertakziah ke kediaman Megawati atas wafatnya Guruh Soekarnoputra yang meninggal di usia 73 tahun.
Jurnalis Arab Saudi, Jamal Khashoggi, saat menjadi pembicara dalam sebuah acara yang digelar Middle East Monitor di London, Inggris 29 September 2018. Foto: Reuters - Middle East Monitor
Harianjogja.com, ANKARA-Tunangan wartawan Arab Saudi yang dibunuh Jamal Khashoggi pada Kamis (8/11/2018) menyampaikan keterkejutan dan kesedihan saat mendengar laporan terbaru mengenai pembunuhan pacarnya.
"Saya tak bisa menyampaikan kesedihan saya saat mengetahui mengenai penghancuran tubuhmu Jamal! Mereka membunuhmu dan memotong tubuhmu, merampas dari saya dan keluargamu untuk melaksanakan doa pemakamanmu dan memakamkan kami di Madinah seperti keinginan [kamu]," kata Hatice Cengiz di satu postingan di akun Twitternya.
"Apakah para pembunuh ini dan mereka yang berada di belakangnya adalah manusia? Ya Tuhan!" tulis Cengiz, sebagaimana dikutip kantor berita Anadolu --yang dipantau Antara di Jakarta, Jumat pagi.
Khashoggi, warganegara Arab Saudi dan kolumnis The Washington Post, dibunuh pada 2 Oktober, setelah ia memasuki Konsulat Arab Saudi di Istanbul, Turki.
Segera setelah ia berada di dalam gedung Konsulat, ia segera dicekik dan kemudian dimutilasi, kata Kantor Jaksa Istanbul.
Setelah mengumumkan Khashoggi terbunuh, Arab Saudi belum mengungkapkan tempat jenazah Khashoggi.
Bahkan hampir 40 hari sejak kematian Khashoggi, tekanan atas Pemerintah Arab Saudi harus terus mencari-tahu apa yang terjadi pada Jamal Khashoggi, kata seorang pegiat hak asasi manusia dan wartawan Mesir.
"Sebenarnya setelah hampir 40 hari, kelihatannya masyarakat internasional telah melupakan pembunuhan Jamal Khashoggi," kata Osama Gaweesh kepada kantor berita Anadolu pada Kamis.
"Sebagaimana kita saksikan, berita mengenai Jamal bergerak dari berita sela jadi berita rutin sehari-hari, dan itu lah yang diinginkan Arab Saudi --mereka memerlukan waktu, dan ini adalah taruhan buruk mereka," katanya.
Namun, ia menambahkan bahwa ia percaya "kami tak pernah melupakannya dan kita harus terus menekan Arab Saudi melalui media, demonstrasi, dan menuntut jawaban untuk tiga pertanyaan: Di mana jenazahnya? Siapa yang memberi perintah? dan Siapa yang bertanggung-jawab atas pembunuhan ini?" Sementara menuntut jawaban, Katrin Pribyl --seorang wartawati Jerman-- memiliki pendapat yang berbeda, "pembunuhan itu tidak dilupakan sama sekali".
Pribyl, yang juga berbicara dengan Anadolu, mengatakan, "Dunia masih terkejut oleh tindakan brutal yang dilaporkan dan juga kurangnya keterangan yang diberikan oleh Arab Saudi."
"Pertanyaan tak boleh berhenti sampai semua orang mendapat jawaban. Kelihatannya Arab Saudi benar-benar meremehkan kemarahan seluruh dunia, yang dipicu oleh pembunuhan Khashoggi," wanita itu menambahkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Presiden Prabowo Subianto bertakziah ke kediaman Megawati atas wafatnya Guruh Soekarnoputra yang meninggal di usia 73 tahun.
Italia menang 4-1 atas Turki di UEFA Nations League. Pio Esposito mencetak gol sekaligus mengukir catatan sejarah bersama Azzurri.
29 September 2026 diperingati sebagai Hari Sarjana Nasional, Hari Jantung Sedunia, hingga Save the Koala Day. Simak enam momen pentingnya.
Prakiraan cuaca DIY Selasa, 29 September 2026: mayoritas cerah berawan, suhu 22–34°C, kelembapan 44–98 persen. Cek rincian per kecamatan.
Pemkab Kulonprogo merotasi sejumlah pejabat dan mengisi jabatan kosong dengan mengoptimalkan manajemen talent pool ASN.
Maarten Paes menyebut suporter menjadi pemain ke-11 Timnas Indonesia saat bermain 10 orang melawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026.