Pertamina Hulu Genjot Produksi Migas dan Bisnis Rendah Karbon
Pertamina Hulu Energi memperkuat ketahanan energi nasional lewat strategi dual growth dengan pengembangan migas dan bisnis rendah karbon.
Ilustrasi mahasiswa. (Reuters/Fabian Bimmer)
Harianjogja.com, JAKARTA—Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) menilai dosen lebih banyak mengajar dibandingkan meneliti.
Penyebabnya pendapatan dosen dari hasil mengajar lebih banyak ketimbang dari penelitian. Demikian diungkap Direktur Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti Kemenristekdikti, Ali Ghufron Mukti, di Jakarta, Selasa (30/10/2018).
Ghufron menambahkan ada kesenjangan dalam penelitian di Tanah Air, terutama terkait potensi dan apa yang diteliti. "Potensi penelitian di Tanah Air sangat banyak. Sayangnya potensi itu tidak digarap maksimal," ujar Ghufron.
Potensi tersebut tidak digarap maksimal karena dosen lebih banyak mengajar dibandingkan meneliti. Ghufron mengatakan pendapatan dosen lebih banyak dari hasil mengajar dibandingkan meneliti.
Seharusnya baik mengajar maupun meneliti harus seimbang. Permenristekdikti No.17/2017 memberi peluang dosen untuk tidak hanya mengajar, tapi juga meneliti. "Budaya meneliti sudah ada di kita, tapi masih kurang kuat. Masih sangat kurang menceritakan atmosfer akademik. Akhirnya hasil penelitiannya kurang," kata dia.
Selain itu, di sejumlah Lembaga Pemerintah Nonkementerian (LPNK) terjadi kesenjangan peneliti muda dan peneliti tua. Saat ini lebih banyak peneliti berusia tua dibandingkan yang muda. Menurut Ghufron, hal tersebut harus segera diatasi agar kesenjangan tidak semakin berlarut.
Melalui Program Riset Inovatif Produktif (Rispro), Ghufron yakin kesenjangan tersebut dapat diatasi. Program tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas dan kualitas peneliti serta mentransfer pengetahuan dari peneliti yang berusia tua ke yang muda.
"Sekarang perkembangan teknologi dan seni luar biasa. Jika kapasitas peneliti tidak diperkuat, akan semakin susah. Apalagi sekarang eranya teknologi revolusi industri 4.0," kata dia lagi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Pertamina Hulu Energi memperkuat ketahanan energi nasional lewat strategi dual growth dengan pengembangan migas dan bisnis rendah karbon.
Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes dibekap cedera tumit bersama Sassuolo. Publik cemas jelang laga FIFA Matchday kontra Oman & Mozambik.
Mobil susah distarter bisa disebabkan aki, starter, hingga bahan bakar. Kenali penyebab dan cara mengatasinya.
Jangan sembarangan menaruh HP. Kebiasaan ini bisa membuat baterai cepat rusak, HP overheat, hingga performa menurun drastis.
Isu pocong berkeliaran di Kulonprogo viral di media sosial. Polisi memastikan kabar tersebut hoaks dan meminta warga tidak panik.
Bareskrim Polri menyelidiki blackout massal di Sumatera setelah putusnya jaringan SUTET di Jambi memicu gangguan listrik luas.