New York Dukung Jakarta Terbitkan Obligasi Rp5,6 Triliun
New York mendukung rencana Jakarta menerbitkan obligasi daerah Rp5,6 triliun pada 2027 untuk membiayai pembangunan infrastruktur.
Polisi menemukan dua carik kertas berisi tulisan perpisahan, di rumah tempat satu keluarga terdiri dari empat orang yang tewas dengan luka tembakan di kepalanya masing-masing, Palembang, Sumatra Selatan, Rabu (24/10/2018) dini hari./Suara.com-Andhiko Tungga Alam
Harianjogja.com, PALEMBANG- Sejumlah kejanggalan ditemukan dalam kasus tewasnya satu keluarga di Palembang, Sumatra Utara.
Empat orang dari satu keluarga di Kota Palembang, Sumatra Selatan, ditemukan tewas mengenaskan dengan luka tembak di kepalanya masing-masing, Rabu (24/10/2018).
Keempatnya adalah Fransiskus Xaverius Ong alias Amat (45), sang istri Margareth Yentin Liana (43), dan kedua anaknya, Rafael Fransiskus (18) serta Kathlyn Fransiskus (11).
Aparat kepolisian menduga, Ong alias Amat membunuh istri dan anaknya, dan kemudian bunuh diri menggunakan pistol.
Peristiwa itu mengejutkan warga Jalan Villa Kebun Sirih Blok A18 RT5/RW1 Kelurahan Bukit Sangkal, Kecamatan Kalidoni, Palembang, tempat rumah berlantai dua itu berada.
Warga mengakui, keluarga tersebut tergolong ramah, enak diajak berbicara, serta mudah bergaul dengan warga kompleks.
"Selasa (23/10/2018) malam masih sempat mengobrol dengan warga di sini. Makanya kami kaget dapat kabar mereka sekeluarga Rabu pagi ditemukan meninggal ditembak," terang seorang warga sekitar yang tidak ingin disebut namanya.
Warga lainnya, Firmansyah, juga mengakui terkejut atas kejadian tersebut. Sebab, mereka sama sekali tidak mendengar suara keributan maupun letupan pistol dari rumah itu, Selasa malam maupun Rabu dini hari.
Ia menuturkan, terdapat kejanggalan dalam peristiwa tersebut. Sebab, kesaksian warga, hanya ditemukan tiga selongsong. Sementara korban tewas ada empat orang.
Tak hanya itu, Amat dan keluarganya ditemukan tewas di tiga kamar terpisah. Amat dan sang istri di peraduan mereka.
Sementara kedua anaknya ditemukan di dalam kamarnya masing-masing. Padahal, di ruang tamu mereka terdapat bercak darah.
”Ada tiga selongsong peluru di rumah itu. Bercak darah di kamar Amat dan ruang tamu juga ada. Rumahnya itu sebenarnya ada dua, tapi dijadikan satu. Salah satunya terdiri dari dua lantai,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
New York mendukung rencana Jakarta menerbitkan obligasi daerah Rp5,6 triliun pada 2027 untuk membiayai pembangunan infrastruktur.
Jadwal KA Bandara YIA Senin 28 September 2026 tersedia 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 28 September 2026 lengkap 15 perjalanan dan tarif Rp8.000, dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur.
Cek jadwal KRL Solo-Jogja Senin 28 September 2026 dari Palur ke Jogja/Tugu, lengkap dengan waktu di setiap stasiun.
Sergey Lavrov menyerukan pembentukan Negara Palestina berdasarkan kerangka internasional dan resolusi PBB di Sidang Umum PBB.
John Herdman meminta pemain Timnas Indonesia menjaga “rumah” saat menghadapi Malaysia pada laga Grup A FIFA ASEAN Cup.