Harga BBM 23 Agustus 2026, Pertamax Turun Jadi Rp15.950
Harga BBM 23 Agustus 2026 berubah. Pertamax turun menjadi Rp15.950, sementara Pertalite tetap Rp10.000 per liter.
Prabowo Subianto-Joko Widodo. Olah foto (nuc)./JIBI-doc
Harianjogja.com, JAKARTA - Sebuah survei mengenai popularitas capres dan cawapres peserta Pilpres 2019 kembali mengunggulkan pasangan Jokowi-Ma\'ruf Amin.
Public Opinion & Policy Research (Populi) merilis popularitas pasangan calon presiden dan calon wakil presiden yang akan bertarung di Pilpres 2019.
Peneliti Populi Center, Dimas Ramadhan mengutarakan, jika popularitas untuk capres antara Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto sangat berjarak tipis. Di mana, Jokowi masih unggul dari pesaingnya.
“Untuk Jokowi mempunyai popularitas 98,2 persen. Sementara untuk Prabowo memiliki popularitas 95,5 persen,” tutur Dimas di Kantor Populi Center, Slipi, Jakarta Barat, Rabu (24/10/2018).
Untuk cawapres, Dimas menyatakan, berdasarkan hasil survei pihaknya nama Kiai Ma’ruf Amin yang merupakan cawapres dari Jokowi juga unggul dari cawapres Prabowo Subianto, yakni Sandiaga Uno.
“Ma’ruf Amin 84,2 persen popularitas ya, Untuk Sandiaga 82,3 persen ya,” katanya.
Sekadar informasi, survei yang diselenggarakan Populi dilaksanakan pada 23 September-1 Oktober 2018. Survei ini dilakukan dengan cara wawancara tatap muka dengan 1.470 responden yang dipilih dengan random sampling. Lalu, margin of eror survei ini sekira 2,54 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Harga BBM 23 Agustus 2026 berubah. Pertamax turun menjadi Rp15.950, sementara Pertalite tetap Rp10.000 per liter.
Pemkab Kulonprogo dan BOB mengawal kelanjutan Jalan Plono-Nglinggo. Dari 3,47 km, masih tersisa 2,47 km yang belum terbangun.
Lomba Mewarnai dan Menggambar Wayang Jadi Cara Disbud DIY Kenalkan Warisan Budaya kepada Anak
Kuota LPG 3 kg 2026 diproyeksi jebol. Kementerian ESDM memperkirakan konsumsi mencapai 8,67 juta ton atau 108,46% dari kuota.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) DIY mendorong pelajar Sekolah Rakyat untuk membangun kebiasaan menabung sekaligus meningkatkan literasi keuangan
Sleman memperbaiki 32 saluran irigasi dengan dukungan APBN untuk menjaga kebutuhan air pertanian saat puncak musim kemarau.