Daftar Harga BBM 21 Oktober 2026 di Pertamina, Shell, Vivo, BP
Harga BBM 21 Oktober 2026 di Pertamina, BP-AKR, Vivo, dan Shell. Simak daftar lengkap harga bensin dan diesel per liter.
Polisi menemukan dua carik kertas berisi tulisan perpisahan, di rumah tempat satu keluarga terdiri dari empat orang yang tewas dengan luka tembakan di kepalanya masing-masing, Palembang, Sumatra Selatan, Rabu (24/10/2018) dini hari./Suara.com-Andhiko Tungga Alam
Harianjogja.com, PALEMBANG- Kematian satu keluarga di Palembang, Sumatra Selatan menyisakan sejumlah fakta. Sepasang suami istri ditemukan tewas berpelukan dan tersisa sebuah surat perpisahan.
Empat orang dalam satu keluarga ditemukan tewas dengan luka bekas tembakan di kepala, di rumah mereka sendiri, Jalan Villa Keboh Sirih RT5/RW5, Kelurahan Bukit Sangkal, Kecamatan Kalidoni, Palembang, Sumatra Selatan, Rabu (24/10/2018).
Dalam rumah berlantai dua tersebut, ditemukan mayat laki-laki Fransiskus Xaverius Ong (45), Margaret Yentin Liana (43) perempuan, Rafael Fransiskus (18; lelaki), dan Kathlyn Fransiskus (11; perempuan).
Kasus tersebut terungkap ketika kedua pembantu mereka menemukan sang majikan dan anak-anaknya sudah tewas bersimbah darah di tiga kamar berbeda.
Berdasarkan informasi aparat kepolisian, Kathlyn tewas di kamarnya dengan posisi tertelentang. Pada kepalanya terdapat luka tembakan.
Rafael, kakak Kathlyn juga ditemukan tewas tertelentang di kamarnya sendiri.
Sementara suami istri Ong dan Margaret tewas di peraduannya. Margaret tewas tertelungkup sembari tangan kanannya memeluk sang suami.
Mereka ditemukan tewas bersimbah darah di kamar berbeda-beda, Rabu pagi sekitar pukul 06.00 WIB.
"Awalnya pembantu rumah ini pagi-pagi ke rumah majikannya. Terusa saya datang menyusul mau masuk kerja ke sini, dan sudah meninggal sekeluarga. Mereka suami, istri, sama dua anak," kata karyawn korban, Nanang, di lokasi kejadian, Rabu.
Selain itu, polisi juga menemukan dua carik kertas berisi tulisan perpisahan.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumatera Selatan Kombes Budi Suryanto mengatakan, dua surat pendek tersebut diduga dibuat Ong sebelum membunuh istri, kedua anak, dan kemudian bunuh diri.
Berdasarkan foto-foto yang beredar di media sosial, menunjukkan ada kertas bertuliskan kata-kata perpisahan yang diletakkan di depan layar komputer dalam rumah tersebut.
\'Aku sudah sangat lelah.. Maafkan aku.. \'
\'Aku sangat sayang dengan anak dan istriku... Choky dan Snowy.. Aku tidak sanggup meninggalkan mereka di dunia ini" seperti itulah kalimat dalam kertas dugaan ditulis korban.
"Ya benar tadi ada di temukan kertas itu, saat ini masih kami dalami," kata Budi Suryanto, seperti diberitakan Antara.
Menurutnya, hasil-hasil pemeriksaan sudah dibawa kepolisian, termasuk dua pembantu rumah tersebut DS dan SP turut dibawa.
Mengenai dugaan bunuh diri, Budi masih menunggu perkembangan identifikasi dan pemeriksaan bukti serta keterangan. Ia belum bisa memastikan motif kejadian tersebut.
Dari lokasi tewasnya satu keluarga di Palembang, kepolisian membawa barang bukti senjata air sofgun yang sudah dimodifikasi menjadi senjata api rakitan, 1 peluru aktif di dalam senjata, 1 selongsong peluru di dalam senjata, 1 selongsong peluru ditemukan diatas meja samping kamar tidur, dan 1 selongsong peluru ditemukan diatas WC kamar anak laki-laki.
FX sehari-hari dikenal menekuni penyalur desain interior dan memiliki kantor tepat di sebelah rumahnya.
Kasus tewasnya satu keluarga inipun merebak di sosial media terutama grup WhatsApp.
Polresta Palembang dan Polda Sumsel masih melakukan penyelidikan, dua pembantu rumah tersebut turut dimintai keterangan pihak kepolisian. Seluruh korban dibawa ke RS Bhayangkara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com, Antara
Harga BBM 21 Oktober 2026 di Pertamina, BP-AKR, Vivo, dan Shell. Simak daftar lengkap harga bensin dan diesel per liter.
Kim Jong Un meminta Korea Utara mempercepat pengembangan senjata nirawak berbasis AI untuk meningkatkan kemampuan tempur dan modernisasi militer
Bulog Semarang memastikan stok beras 81.600 ton cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga lima bulan, termasuk saat Natal dan Tahun Baru.
Paguyuban Dukuh Sleman meminta siltap Rp2,9 juta per bulan dipertahankan dan menyampaikan dua usulan lain terkait pembangunan serta tunjangan purna tugas.
BPBD Bantul meminta FPRB di seluruh wilayah meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi pancaroba dan potensi pohon tumbang akibat angin kencang.
Menyambut libur akhir pekan Oktober 2026, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BNI) memastikan kebutuhan transaksi perbankan masyarakat di JJateng dan DIY