Bahlil Siapkan Skema Dana Bioetanol, E10 Dimulai pada 2027
Pemerintah menyiapkan skema pendanaan bioetanol untuk mendukung penerapan E10 pada 2027 tanpa membebani konsumen dan tetap menguntungkan petani.
Andi Arief bersama tim pengacara melaporkan balik relawan Kotak Adja di Polda Metro Jaya. /suara.com-Agung Sandy Lesmana
Harianjogja.com, JAKARTA- Bawaslu kini kesulitan bertemu politikus demokrat Andi Arief yang sebelumnya meramaikan isu dugaan mahar Rp1 triliun yang melibatkan cawapres Sandiaga Uno.
Badan Pengawas Pemilu akan menggelar rapat pleno, Rabu (29/8/2018), setelah Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief kembali mangkir dari panggilan mereka.
Komisioner Bawaslu Fritz Edward Siregar menuturkan, Andi Arief sebelumnya telah mengonfirmasi datang pada Senin (27/8/2018) pukul 10.00 WIB.
Namun, hingga Senin sore, yang bersangkutan tidak juga datang untuk dimintakan keterangan soal dugaan mahar politik Rp 1 triliun dari Sandiaga Uno ke PAN dan PKS seperti dituduhkannya.
"Kami coba telepon tak diangkat. Kami coba WhatsApp cuma centang dua, tapi tidak dibalas. Kami coba konfirmasi juga tidak ada kabar dari Andi Arief," tutur Fritz di Kantor Bawaslu, Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (27/8/2018).
Fritz menjelaskan, pemanggilan Andi Arief hari ini merupakan yang kali ketiga. Sebelumnya, Bawaslu telah melayangkan pemanggilan kepada Andi Arief pada Senin (20/8/2018), kemudian Selasa (21/8/2018), lalu Jumat (24/8) yang kemudian dijadwalkan kembali pada hari ini Senin (27/8/2018). Kendati begitu, Andi Arief tetap tidak juga memenuhi panggilan Bawaslu.
Terkait hal itu, Fritz mengatakan, berdasarkan aturan, Bawaslu hanya dapat melayangkan pemanggilan sebanyak tiga kali.
Untuk itu, langkah selanjutnya adalah menggelar rapat pleno. Hal itu guna memutuskan apa tindak lanjut dari laporan terkait dugaan mahar politik tersebut.
"Ini adalah pemanggilan kami yang ketiga, dan bagaimana status dari laporan yang disampaikan kami harus putuskan dalam rapat pleno pada hari Rabu," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara
Pemerintah menyiapkan skema pendanaan bioetanol untuk mendukung penerapan E10 pada 2027 tanpa membebani konsumen dan tetap menguntungkan petani.
Kemenag menyiapkan Rp4,1 triliun untuk BOS Madrasah dan BOP RA Tahap II 2026. Bantuan menyasar 52.000 madrasah swasta dan 31.000 RA.
BMKG memprakirakan cuaca kota besar Indonesia Minggu didominasi berawan. Sejumlah wilayah berpotensi hujan sedang hingga lebat.
Jadwal KA Bandara YIA Minggu 9 Agustus 2026 lengkap rute YIA-Stasiun Tugu Yogyakarta beserta jam keberangkatan terbaru.
Pentagon meminta industri pertahanan AS mempercepat produksi dan pengiriman senjata di tengah perang Iran, termasuk amunisi yang pasokannya terbatas.
Cuaca panas akibat El Nino dapat meningkatkan risiko ISPA. Dokter paru mengingatkan warga menjaga daya tahan tubuh dan membatasi paparan polusi.