Kolonel Budi Utomo Jadi Tersangka Korupsi Tata Kelola MBG
Kejagung menyatakan Kolonel Budi Utomo tersangka dugaan korupsi tata kelola MBG dan ditahan sejak Agustus 2026 di Pomdam Jaya.
Jokowi - Ma\'ruf Amin tiba di Gedung Joang 45. /Suara.com-Chyntia Sami Bhayangkara
Harianjogja.com, JAKARTA - Kubu pasangan bakal calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo-Ma\'ruf Amin tak gentar menghadapi #2019GantiPresiden.
Gerakan tersebut semakin masif digerakkan oleh sejumlah tokoh. Namun, gerakan ini banyak memunculkan penolakan dari sejumlah kelompok masyarakat. Bahkan, aktivis gerakan ini, Neno Warisman ditolak masuk ke Pekanbaru saat akan menghadiri deklarasi gerakan yang digagas Mardani Ali Sera itu.
Juru bicara pasangan capres-cawapres Jokowi-Ma’ruf Amin, Ace Hasan Syadzily mengatakan, pihaknya tak gentar dengan gerakan #2019GantiPresiden. Ace memandang gerakan tersebut sebagai cara untuk mencuri start kampanye.
“Penggeraknya sudah tahu siapa dan dari partai mana, serta selama ini mendukung capres siapa. Toh konfigurasi capresnya hanya dua pasangan. Pak Jokowi & Pak Prabowo,” ujar Ace kepada wartawan, Senin (27/8/2018).
Ace menilai, penolakan masyarakat terhadap deklarasi #2019GantiPresiden di beberapa wilayah merupakan bentuk spontanitas masyarakat yang tak menyukai adanya gerakan tersebut.
Bahkan, Ketua DPP Golkar Bidang Media dan Penggalangan Opini ini menyarankan, jika ingin bersaing secara fair, lebih baik menunggu waktu kampanye yang sudah ditentukan penyelenggara pemilu.
“Jika mau fair, sebaiknya kita menunggu waktu yang telah ditentukan KPU untuk kampanye. Kita sama-sama beradu konsep dalam ruang kampanye yang kita sepakati bersama,” tegas Ace.
Ace menambahkan, saat ini kubu Jokowi-Ma’ruf lebih mementingkan bekerja keras untuk memberikan dampak positif kepada masyarakat. “Rakyat juga tahu dan merasakan mana calon presiden yang sudah bekerja. Presiden yang telah berhasil menurunkan angka kemiskinan. Presiden yang mampu membangun infrastruktur. Presiden yang dapat mengurangi ketimpangan,” ujarnya.
“Bukan sekadar ngomong saja. Capres yang bisanya hanya menebar pesimisme. Capres yang bisanya hanya mengkritik tanpa data. Jadi tak perlu ada strategi khusus. Biar rakyat sendiri yang menilai dan merasakan,” pungkas Ace.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : okezone.com
Kejagung menyatakan Kolonel Budi Utomo tersangka dugaan korupsi tata kelola MBG dan ditahan sejak Agustus 2026 di Pomdam Jaya.
Riset McKinsey memproyeksikan 41 juta permintaan pekerjaan hingga 2035, meski otomatisasi dapat menekan 36 juta posisi di AS.
V BTS resmi menjadi Global Brand Ambassador Nothing. Ia membintangi kampanye Headphone (1) Pro yang hadir dengan triple-driver dan ANC.
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mempertahankan Tingkat Bunga Penjaminan (TBP) untuk simpanan rupiah dan valuta asing (valas) di perbankan
Sering cas motor listrik semalaman? Kenali pengaruhnya terhadap baterai, charger, sistem listrik, dan keamanan pengisian.
Spanyol menyepakati larangan penggusuran hingga 2030 setelah kasus Maricarmen Abascal memicu protes terkait krisis perumahan.