Aksi Teatrikal Warnai Peringatan 30 Tahun Kudatuli di Kantor PDIP
PDIP memperingati 30 tahun Kudatuli dengan aksi teatrikal, ritual adat, dan pembacaan puisi di Gedung DPP PDIP di Jakarta.
Richard Muljadi. /Ist- Instagram
Harianjogja.com, JAKARTA- Aparat Polda Metro Jaya masih memburu pemasok kokain yang dikonsumsi cucu konglomerat Indonesia KM, Richard Muljadi.
Petugas memeriksa kamera pemantau atau "closed circuit television" (CCTV) guna menyelidiki penyalahgunaan narkoba jenis kokain yang digunakan Richard.
"Kegiatan hingga hari [Kamis] ini memeriksa CCTV yang diminta dari restoran," kata Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Suwondo Nainggolan di Jakarta, Kamis (23/8/2018).
Polisi juga menggeledah dua rumah Richard guna mencari barang bukti untuk memperkuat tindak pidana penyalahgunaan narkoba dipersangkakan.
Namun Kombes Suwondo menuturkan polisi tidak menemukan barang bukti terkait narkoba dari penggeledahan tersebut.
Penyidik Ditresnarkoba Polda Metro Jaya juga telah memeriksa sejumlah saksi termasuk anggota polisi yang menangkap Richard.
Saat menjalani pemeriksaan, Richard menyampaikan keterangan yang berubah-ubah diduga karena masih di bawah pengaruh kokain.
Sebelumnya, mantan Kapolres Kota Depok Komisaris Besar Polisi Herry Heriawan atau Herimen secara spontan mencurigai seorang pria yang diduga mengonsumsi narkoba di salah satu restoran kawasan Pasific Place SCBD Jakarta Selatan pada Rabu dinihari.
Saat diikuti ke toilet, Herimen mengamankan Richard dengan barang bukti telepon selular warna hitam yang di layarnya terdapat serbuk putih diduga kokain dari sisa pemakaian dan selembar uang kertas 5 Dolar Australia terdapat serbuk putih diduga kokain sisa digunakan.
Diketahui, tersangka Richard mengaku menerima barang haram itu untuk hadiah akan menikah dari ML yang berstatus buron.
Selanjutnya, Herimen menyerahkan tersangka Richard dan barang bukti ke Ditresnarkoba Polda Metro Jaya guna penelusuran lebih lanjut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
PDIP memperingati 30 tahun Kudatuli dengan aksi teatrikal, ritual adat, dan pembacaan puisi di Gedung DPP PDIP di Jakarta.
Rusia mengklaim menyerang pusat logistik dan fasilitas produksi drone Ukraina, sementara Iran memprotes serangan Ukraina di Laut Kaspia.
Pemkot Semarang menginstruksikan OPD dan warga siaga penuh menghadapi kemarau ekstrem 2026 untuk mencegah kebakaran dan gangguan kesehatan.
Distribusi Minyakita melalui BUMN mencapai 50,16%, namun harga rata-rata nasional masih berada di atas HET Rp15.700 per liter.
PDIP Kota Yogyakarta menanam 300 pohon, menggelar simulasi bencana, dan pelayanan kesehatan lansia saat pelantikan pengurus.
Samsung Galaxy Watch Ultra2 hadir dengan fitur kesehatan berbasis AI untuk trail running, diving, dan pemantauan kebugaran harian.