Guruh Soekarnoputra Akan Dimakamkan di Sebelah Fatmawati

Newswire
Newswire Sabtu, 26 September 2026 09:57 WIB
Guruh Soekarnoputra Akan Dimakamkan di Sebelah Fatmawati

Guruh Soekarnoputra rencananya dimakamkan di sebelah makam Fatmawati di TPU Karet Bivak. PDIP juga kibarkan bendera setengah tiang 7 hari. /Instagram.

Harianjogja.com, JAKARTA— Jenazah Guruh Soekarnoputra rencananya akan dimakamkan di samping makam sang ibu, Fatmawati, di TPU Karet Bivak, Jakarta. Rencana tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto saat melayat ke rumah duka di Jalan Sriwijaya Raya, Jakarta Selatan, Sabtu (26/9/2026).

Guruh Soekarnoputra meninggal dunia pada usia 73 tahun. Kabar wafatnya putra bungsu Presiden pertama RI Soekarno tersebut membawa duka bagi keluarga besar Soekarno dan PDI Perjuangan.

"Hari ini jenazah Mas Guruh sudah berada di kediaman beliau dan nanti rencana akan dimakamkan berada di sebelah Ibu Fatmawati," kata Hasto.

Hasto mengatakan pihak keluarga masih akan melakukan musyawarah untuk menentukan waktu pelaksanaan pemakaman Guruh Soekarnoputra.

Hasto Laporkan Kondisi Guruh kepada Megawati

Hasto mengungkapkan dirinya telah melaporkan kabar mengenai kondisi Guruh Soekarnoputra kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri pada Sabtu (26/9/2026) pagi.

Menurut Hasto, Megawati sejak Guruh pertama kali menjalani perawatan di rumah sakit telah menunjukkan perhatian besar kepada adik kandungnya tersebut.

"Jadi tadi pagi, saya langsung melaporkan kepada Ibu Megawati Soekarnoputri, di mana sejak awal ketika masuk ke rumah sakit, Ibu Mega menunjukkan perhatian yang begitu besar dan rasa cinta­nya terhadap adik kandungnya. Dan Ibu Mega juga memberikan arahan secara detail, berdiskusi secara detail dengan para dokter ahli yang merawat Mas Guruh," ujarnya.

Hasto menyampaikan keluarga besar PDIP turut merasakan kehilangan atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.

PDIP Siapkan Penghormatan untuk Guruh

Hasto mengatakan PDI Perjuangan akan memberikan penghormatan terbaik kepada Guruh sebagai sosok seniman, pejuang partai, dan marhaenis.

Menurutnya, Guruh telah memberikan kontribusi dalam kehidupan sosial dan budaya melalui berbagai karya yang dihasilkannya. Kiprah Guruh di PDI Perjuangan juga menjadi bagian dari perjalanan hidupnya.

Hasto menambahkan, Guruh merupakan pencipta lagu Mars PDI Perjuangan.

Sebagai bentuk penghormatan, seluruh jajaran PDI Perjuangan mulai dari DPP hingga anak ranting akan menjalankan protokol partai dengan mengibarkan bendera setengah tiang selama tujuh hari.

"Sehingga seluruh jajaran PDI Perjuangan memberikan penghormatan terbaik melalui protokol partai dan akan mengibarkan bendera setengah tiang selama 7 hari," tuturnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online