Disnakertrans Bantul Ukur Ulang Hasil Program Padat Karya di 124 Lokasi
Disnakertrans Bantul mengukur ulang pekerjaan padat karya di 124 lokasi untuk memastikan hasil sesuai desain sebelum pembayaran upah pekerja.
Ilustrasi ibadah haji dan umrah./JIBI
Harianjogja.com, MAKKAH- Masyarakat diminta tidak menghakimi jemaah haji yang tersesat saat di Tanah Suci, sebagai akibat dari dosa lama di Tanah Air.
Konsultan Pembimbing Ibadah Profesor Aswadi mengatakan jemaah haji tersesat dan atau terpisah dari rombongan di Tanah Suci bukan karena dosa masa lalunya di Tanah Air melainkan umum terjadi pada orang yang masuk wilayah baru.
"Bisa jadi itu terjadi bagi orang yang masuk wilayah baru yang tidak kenal kanan kiri," kata Aswadi kepada Media Center Haji di Makkah, Jumat (27/7/2018).
Untuk itu, Guru Besar UIN Sunan Ampel Surabaya itu mengajak masyarakat umum berhenti menghakimi jemaah yang mengalami disorientasi tempat dan waktu di Tanah Suci. Hal itu bisa terjadi karena jemaah memang tidak tahu arah jalan pulang dan bingung.
Dia mengatakan dari pengalaman musim haji sebelumnya memang banyak jemaah yang tersesat kemudian dihubung-hubungkan dengan perilakunya pada masa lalu di Tanah Air sehingga merasa salah sendiri dan "bengong".
Sebaiknya, kata dia, jemaah yang tersesat mengarahkan peristiwa tersesat menjadi pemikiran positif yaitu ke Tanah Suci untuk menjadi orang yang lebih baik. Tuhan selalu memberi cobaan kepada hamba-Nya sesuai kemampuannya sesuai janji Allah.
Dia mengatakan jamaah yang tersesat atau terpisah dari rombongan dalam beberapa kasus terjadi karena jamaah terharu melebihi kebiasaan saat di Tanah Suci.
"Pada saat jumrah Aqobah misalnya, karena terharu dengan perilaku yang mereka lakukan jadi di luar konsentrasinya melebihi kebiasaan, jamaah jadi lupa dari teman-temannya, mereka menangis dan tidak tahu balik dan ditemukan oleh petugas dan diajak ke kantor daker, menangis dan sebagainya," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Disnakertrans Bantul mengukur ulang pekerjaan padat karya di 124 lokasi untuk memastikan hasil sesuai desain sebelum pembayaran upah pekerja.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Senin 19 Oktober 2026 tersedia untuk lima tujuan. Simak jam keberangkatan dan tarif bus Rp80.000 per penumpang.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Senin 19 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Simak jam keberangkatan dari Stasiun Tugu dan Kutoarjo.
Jadwal KA Bandara YIA 19 Oktober 2026 mencakup layanan reguler dan Xpress. Simak waktu keberangkatan dari Jogja dan Bandara YIA.
Jadwal KRL Solo-Jogja Senin 19 Oktober 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jadwal lengkap dan waktu tiba di Stasiun Jogja.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 19 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif tiket sebesar Rp8.000.