Nadeo Targetkan Indonesia Akhiri Penantian 30 Tahun Juara ASEAN Cup
Nadeo Argawinata menegaskan Timnas Indonesia menargetkan gelar juara ASEAN Hyundai Cup 2026 untuk mengakhiri penantian 30 tahun.
Foto ilustrasi. /Reuters-Srdjan Zivulovic
Harianjogja.com, PEKANBARU-Narkoba jenis sabu-sabu dan ekstasi senilai lebih dari Rp3,6 miliar disita Kepolisian Sektor Lima Puluh, Polres Kota Pekanbaru, Polda Riau. Barang haram itu disita dari tangan tiga tersangka.
"Ini merupakan salah satu pengungkapan terbesar dengan barang bukti 3,2 kilogram sabu-sabu, 2.700 butir ekstasi serta 322 papan Happy Five dengan total senilai Rp3,6 miliar," kata Kapolresta Pekanbaru Kombes Susanto, di Pekanbaru, Rabu (18/7/2018).
Hasil pengungkapan tersebut diklaim dapat menyelamatkan lebih dari 18.000 generasi muda dari pengaruh bahaya penyalahgunaan narkoba.
Ia menjelaskan, seluruh narkoba tersebut disita dari tiga tersangka masing-masing berinisial Ch (26), AS (29), dan AP (27).
Pengungkapan berawal dari penyelidikan intensif kepolisian setelah memperoleh informasi tiga sindikat narkoba yang bermain di Kota Pekanbaru.
Polisi kemudian melakukan penyelidikan yang dilakukan selama dua bulan lamanya.
Hasilnya, Senin (16/7) awal pekan ini, polisi berhasil menangkap tersangka pertama berinisial Ch di kediamannya di wilayah Marpoyan Damai, Pekanbaru.
Dari tangan Ch yang ternyata seorang mahasiswa Jurusan Teknik Informatika salah satu perguruan tinggi swasta tersebut, polisi menyita dua paket sabu-sabu seberat 3,2 kilogram.
"Sabu-sabu itu disimpan tersangka di dalam sebuah kardus," ujarnya lagi.
Selain sabu-sabu, di kediaman tersangka Ch, polisi turut mengamankan 2.700 butir pil ekstasi serta 322 papan pil Happy Five.
Saat penggerebekan berlangsung, polisi turut mengamankan dua rekan tersangka yang berada di dalam rumah itu. Hasil interogasi, ternyata dua tersangka lainnya masing-masing AS dan AP itu berperan sebagai kurir narkoba.
Susanto mengatakan jajarannya masih terus mengembangkan kasus tersebut, dengan mengintai seorang bandar yang diduga mengendalikan ketiga tersangka di atas.
Sementara ini, tiga tersangka ditahan di Mapolsek Lima Puluh dan dijerat dengan pasal 112 jo pasal 114 ayat 2 jo pasal 132 Undang Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Nadeo Argawinata menegaskan Timnas Indonesia menargetkan gelar juara ASEAN Hyundai Cup 2026 untuk mengakhiri penantian 30 tahun.
Sebanyak 11 SPPG di Sleman menghentikan operasional sementara akibat kendala renovasi, IPAL, dan administrasi.
Pemkab Gunungkidul mengalokasikan Rp5 miliar untuk memperbaiki tiga ruas jalan pada 2026. Dua proyek sudah memasuki tahap kontrak.
Sebanyak 80 siswa SD di sekitar Bandara YIA diajak mengenal dunia penerbangan dan aktivitas kebandarudaraan melalui program TJSL.
Juru Bicara OIKN Troy Harold Yohanes Pantouw meninggal dunia pada usia 58 tahun di IKN, Kalimantan Timur.
Kasus suap Rejang Lebong berkembang ke Kota Bengkulu. KPK menemukan uang tunai Rp4 miliar saat menggeledah rumah pejabat Pemkot Bengkulu.