24 Truk Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Boyolali
Sebanyak 24 truk operasional Koperasi Desa Merah Putih tiba di Boyolali dan mulai dibagikan kepada pengurus KDMP.
Amien Rais./Antara-Puspa Perwitasari
Harianjogja.com, JAKARTA- Politikus PKS Fahri Hamzah memuji sosok Amien Rais yang pernyatannya kerap mengundang kontroversi di masyarakat. Amien Rais kini digadang-gadang maju sebagai calon presiden pada Pilpres 2019.
Wakil Ketua DPR yang juga politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Fahri Hamzah menilai sosok mantan Ketua MPR Amien Rais sebagai legenda dalam pergerakan reformasi 1998. Hal itu dikatakan Fahri karena Amien dijagokan oleh PAN untuk maju menjadi calon presiden 2019 mendatang.
Dalam Akun Twitter @FahriHamzah yang ditulis, Minggu (10/6/2018) malam, Fahri mengatakan jika Amien Rais merupakan \'guru besar\', bukan politisi.
"Orang tidak paham siapa @ProfAmienRais . Apalagi orang-orang kemarin sore yang Gak paham Indonesia dan perjuangan menjaganya dari keruntuhan. Beliau adalah legenda dalam reformasi. Terlalu mengerti tentang negeri ini. Tapi beliau guru besar bukan politisi. #BelajarMAR," tulis Fahri.
Amien juga dinilai sebagai sosok pemberani di bawah rezim Soeharto. Saat itu Amien diklaim keras bicara dalam era yang disebut Fahri sebagai \'rezim otoriter\'.
"Jangan tanya keberaniannya. Suatu masa di bawah rezim otoriter, yang lain diam atau berbisik dalam gelap tapi @ProfAmienRais tampil dan berbicara apa adanya," kicau Fahri lagi.
Sebelumnya, Wakil Ketua Umum DPP PAN Viva Yoga Mauladi menegaskan bahwa partainya serius mencalonkan Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais sebagai calon presiden di Pemilu Presiden 2019. Amien dianggap figur yang cocok menduduki posisi tersebut.
Dia menilai Amien memiliki integritas sebagai pemimpin nasional, cinta terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan cinta rakyat Indonesia. Amien memiliki konsep dan kapasitas kepemimpinan dalam memimpin perjuangan bangsa Indonesia menuju pada cita-cita nasional sesuai berdirinya NKRI.
Viva Yoga mengatakan PAN juga mengusulkan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Ketua Dewan Penasehat PAN Soetrisno Bachir, dan mantan Ketua Umum PAN Hatta Rajasa sebagai capres 2019.
Menurut dia, PAN akan memfinalisasi keputusan partai tentang pasangan calon presiden/ cawapres, melalui penyelenggaraan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PAN setelah Pilkada 2018.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara
Sebanyak 24 truk operasional Koperasi Desa Merah Putih tiba di Boyolali dan mulai dibagikan kepada pengurus KDMP.
Puncak haji 2026 segera dimulai. Simak jadwal Armuzna, tahapan wukuf di Arafah, dan tips persiapan jemaah haji.
Mensos Gus Ipul menonaktifkan dua pejabat pengadaan Sekolah Rakyat terkait investigasi dugaan maladministrasi pengadaan barang.
KPK mendalami hubungan Wali Kota Madiun nonaktif Maidi dengan pengusaha EO terkait kasus dugaan korupsi proyek dan CSR.
Pembangunan gedung baru SDN Nglarang terdampak Tol Jogja-Solo di Sleman ditarget mulai Mei 2026 setelah pematokan lahan rampung.
Ditjenpas membantah video viral dugaan sel mewah dan penggunaan HP di Lapas Cilegon serta menegaskan pengawasan tetap dilakukan.