PKB Kumpulkan 250 Pesantren, Bahas Kasus Kekerasan Seksual
PKB gelar Temu Nasional Pesantren 2026 bahas kasus kekerasan seksual. Libatkan pemerintah dan 250 pesantren untuk solusi bersama.
Grace Natalie/Bisnis-Aziz R
Harianjogja.com, JAKARTA—Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie mengaku mendapat penugasan dari Presiden Joko Widodo untuk sebuah posisi tertentu di pemerintahan.
Hal itu disampaikan Grace Natalie kepada wartawan saat ditemui di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu.
“Ada pertemuan saja. Pertemuan dengan Bapak Presiden. Bahasnya, ya ada deh yang dibahas. Soal ada penugasan dari beliau (Presiden),” kata Grace mengawali keterangannya kepada wartawan di Jakarta, Rabu.
Grace belum bersedia menyebutkan secara spesifik penugasan yang diberikan Presiden kepada dirinya sebelum mendapatkan izin dari Presiden Widodo.
BACA JUGA: Kaesang Ketum, PSI Sindir Partai Tua Tidak Bisa Regenerasi
Dia hanya mengatakan bahwa pertemuan berlangsung antara dirinya, Presiden Joko Widodo dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno.
“Ya nanti, nanti deh kalau sudah bisa di-share. Saya izin dulu. Tadi (pertemuan) saya, Pak Presiden, juga ada Pak Mensesneg,” ujarnya.
Saat ditanya apakah penugasan itu di bidang pemerintahan, Grace membenarkan hal itu.
“Ya nanti diinfokan deh, biar koordinasi dulu. (Iya) di pemerintahan,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
PKB gelar Temu Nasional Pesantren 2026 bahas kasus kekerasan seksual. Libatkan pemerintah dan 250 pesantren untuk solusi bersama.
Perdagangan hewan kurban di Bantul naik jelang Iduladha 2026. Kambing paling diminati, omzet pedagang diprediksi melonjak.
Indomobil eMotor hadirkan 4 motor listrik di Jogja. Adora, Tyranno, Sprinto tawarkan fitur modern mulai Rp25 jutaan.
Arema FC hajar PSBS Biak 5-2 di Bantul. Joel Vinicius dan Dalberto cetak brace, trio Brasil jadi kunci kemenangan.
Kasus daycare Jogja, 32 anak mulai divisum. Dugaan kekerasan fisik dan psikis, korban diperkirakan capai 130 anak.
Dua ASN Kementerian PU dipanggil dari luar negeri karena dugaan suap dan pelanggaran etik. Menteri PU tegaskan disiplin.