Menyusuri Sejarah Rempah dan Busana Nusantara di Museum Anaia dan Alisha Kaliurang
Museum Anaia & Alisha di Kaliurang menghadirkan sejarah rempah, busana Nusantara, edukasi lingkungan, dan konsep warisan lintas generasi.
Tersangka Eko Agus Nugroho (mengenakan penutup wajah) pelaku pembunuhan terhadap almarhumah Feby Kurnia, saat diamankan di Mapolda DIY, Rabu (4/5/2016). (Sunartono/JIBI/Harian Jogja)
Mahasiswi UGM meninggal dibunuh petugas kebersihan
Harianjogja.com, SLEMAN - Pelaku pembunuhan terhadap almarhumah Feby Kurnia, sempat mendatangi mayat setelah membunuh dengan cara mencekik korban.
(Baca juga : http://www.harianjogja.com/baca/2016/05/03/mahasiswi-ugm-meninggal-pembunuh-feby-ditangkap-ternyata-petugas-cleaning-service-716403" target="_blank">MAHASISWI UGM MENINGGAL : Pembunuh Feby Ditangkap, Ternyata Petugas Cleaning Service)
Tersangka yang merupakan petugas kebersihan Fakultas MIPA UGM itu melakukan aktifitas seperti biasa agar tidak tampak mencurigakan. Motif pembunuhan karena faktor ekonomi, tersangka mengambil barang milik korban kemudian digadaikan, hasilnya untuk kebutuhan keluarganya.
Satreskrim Polres Sleman akhirnya menangkap tersangka R. Eko Agus Nugroho, 26, warga Dusun Jati RT06/RW Wonokromo, Pleret, Bantul tepat di depan rumahnya pada Selasa (3/5/2016) sore.
Waka Polda DIY Kombes Pol A. H. Ghani menegaskan, motif pembunuhan yang dilakukan tersangka adalah terkait ekonomi, bermaksud menguasai barang milik korban. Sekitar pukul 06.00 WIB, melihat tersangka seorang diri di lantai lima kampus FMIPA UGM, lalu muncul tindakan kejahatan tersebut.
"Motif sementara, tersangka bermaksud menguasai barang milik korban, sehingga kami kenakan Pasal 338, 365, junto 351 KUHP," terangnya dalam konferensi pers, Rabu (4/5/2016).
Adapun barang milik korban yang diambil adalah dua ponsel merek Samsung dan satu unit power bank. Oleh tersangka barang tersebut kemudian digadaikan di sebuah konter milik Budi Setiawan di Pandeyan UH V 5/875 RT13/RW05 Pandeyan, Umbulharjo, Kota Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Museum Anaia & Alisha di Kaliurang menghadirkan sejarah rempah, busana Nusantara, edukasi lingkungan, dan konsep warisan lintas generasi.
Kemenhaj memperkuat integrasi data setelah menemukan 597.860 data jemaah bermasalah di tengah antrean haji yang mencapai 5,7 juta orang.
Teddy Indra Wijaya menilai MotoGP Mandalika 2026 menjadi kesempatan bagi pembalap muda Indonesia sekaligus memperkuat citra pariwisata nasional.
Veda Ega Pratama akan start ketujuh di Moto3 GP Indonesia 2026 setelah mencatat waktu 1 menit 37,24 detik pada kualifikasi di Mandalika.
SDN Purwosari memanfaatkan sekitar 600 galon bekas untuk kebun sekolah. Siswa belajar bertani, mengolah limbah, dan mengenal ketahanan pangan.
Sahran Hadziq meraih gelar doktor hukum di FH UII lewat disertasi tentang sistem pemidanaan nasional berbasis kearifan lokal masyarakat adat Bali.