Pesta Miras di Permukiman Solo Digerebek, Empat Pria Ditangkap
Tim Sparta Polresta Solo mengamankan empat pria dan menyita sejumlah miras usai menggerebek pesta minuman keras di kawasan Gilingan, Solo.
Harianjogja.com, JOGJA - Program studi Pascasarjana Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Ahmad Dahlan (UAD) membuka kesempatan kepada mahasiswa yang berminat menempuh program magister double degree. UAD kini telah menjalin kerjasama dengan Universitas of Saint Anthony (USANT), City of Iriga, Filipina untuk mewujudkan program double degree itu.
"Sebagai permulaan kerjasama, untuk semester ini kami berhasil mengirim lima mahasiswa untuk menjalankan semester terakhir
pendidikan mereka di USANT, Filipina. Di sana mereka akan melaksanakan riset, menulis dan menyelesaikan tesis. Saat kelulusan
nantinya, kelima mahasiswa kami ini menerima dua ijazah yakni dari UAD dan USANT. Gelar masternya pun akan ada dua, MPdBI dan
MEd," ujar Kepala Prodi PBI S2 ELT UAD, RA Noer Doddy Irmawati, Kamis (18/9/2014).
Lebih lanjut Noer Doddy mengatakan, pengiriman lima mahasiswa PBI S2 ke Filipina tersebut sebagai tindak lanjut MoU antara UAD
dan USANT yang telah dilakukan sebelumnya. Penguasaan bahasa Inggris di Filipina menjadi daya tarik UAD menggalang kerjasama
itu. Pasalnya, Filipina menjadi negara di Asia Tenggara yang menjadikan bahasa Inggris sebagai bahasa resmi kedua sehingga
pemahaman bahasa tersebut sangat matang di kalangan masyarakatnya.
"Selain itu, biaya hidup di Filipina sama dengan di Indonesia sehingga tidak memberatkan dari sisi keuangan mahasiswa. Untuk biaya
kuliah semuanya memang gratis, tapi biaya hidup ditanggung mahasiswa. Dengan melakukan penelitian dan ujian tesis di sana,
diharapkan para mahasiswa ini nantinya memiliki kompetensi berbahasa Inggris yang lebih baik," paparnya.
Animo mahasiswa UAD untuk mendaftar program double degree ternyata cukup tinggi. Sudah cukup banyak mahasiswa yang
mendaftar untuk program yang sama di semester selanjutnya. Kendati begitu, tidak lantas para mahasiswa tersebut dapat langsung
diterima. Pasalnya sayarat utamanya adalah harus memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,7.
Program double degree tidak hanya diperuntukkan bagi mahasiswa UAD saja. Mahasiswa USAN pun bisa mengikuti program itu di
UAD. Namun, untuk mahasiswa Filipina yang ingin kuliah di UAD baru bisa dilakukan mulai semester depan.
Sementara itu, Wakil Direktur Pascasarjana UAD Dwi Sulisworo menambahkan program double degree yang dijalankan dengan tujuan
untuk menunjang proses akreditasi prodi dari B menjadi A. Program tersebut diharapkan mampu mendukung aspek-aspek kenaikan
akreditasi.
Dwi menuturkan, selain USANT, UAD juga menyelenggarakan kerjasama dengan dua PT lainnya di Filipina, yakni Ateneo de Manila
University dan University of Nueva Caceres (UNC). Selain lima mahasiswa PBI S2, UAD juga mengirim dua mahasiswa Prodi Fisika
S1 ke UNC.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tim Sparta Polresta Solo mengamankan empat pria dan menyita sejumlah miras usai menggerebek pesta minuman keras di kawasan Gilingan, Solo.
PSI Bantul merampungkan kepengurusan di 17 kapanewon dan 76 DPRt, lalu memulai konsolidasi dan pendidikan politik menuju Pemilu 2029.
Kasus HIV/AIDS di Gunungkidul bertambah 36 hingga Mei 2026. Dinkes mencatat 372 pasien rutin berobat, termasuk 13 anak.
Survei LKPI mencatat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto mencapai 79,3% pada semester I 2026.
Program Listrik Desa ditargetkan diluncurkan pada Agustus 2026. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyebut jadwal peresmian masih difinalisasi.
Dewas KPK mengkaji dugaan pelanggaran etik Staf Administrasi KPK Setya Budi Dias dalam kasus dugaan pemerasan terhadap Bupati Pemalang.