Danantara Targetkan Groundbreaking 12 Proyek Smart City Desember 2026

Newswire
Newswire Kamis, 05 November 2026 17:17 WIB
Danantara Targetkan Groundbreaking 12 Proyek Smart City Desember 2026

Seorang pejalan kaku melintas di depan papan nama Kantor Danantara, jakarta. Bisnis.com

Harianjogja.com, JAKARTA—Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) bersama Danantara menargetkan peletakan batu pertama atau groundbreaking pembangunan 12 kawasan kota masa depan atau smart city pada Desember 2026.

Tahap awal pembangunan akan dimulai di tiga lokasi, yakni Walini, Batang, dan Medan. Saat ini, persiapan proyek tersebut dipercepat melalui penyiapan lahan, pembentukan tim, hingga penyusunan rencana induk atau master plan.

Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, menegaskan pembangunan kawasan tersebut harus memiliki standar kualitas tinggi agar bisa menjadi ikon baru Indonesia.

“Kita harus menjadi ikonnya Indonesia apapun yang kita kerjain, makanya kita kerjain dengan benar, master plan-nya benar, yang arsiteknya benar,” ujar Dony dalam keterangan resminya yang dikonfirmasi ANTARA dari Jakarta, Kamis (5/11/2026).

Tiga Lokasi Jadi Prioritas Master Plan Smart City
Dony menjelaskan penyusunan master plan akan diprioritaskan untuk tiga kawasan, yaitu Walini, Batang, dan Medan. Selain itu, sejumlah lokasi lain seperti Tuban dan Subang juga telah masuk dalam identifikasi pengembangan.

Menurutnya, pembangunan kota masa depan membutuhkan struktur organisasi dan tim pelaksana yang kuat. Proyek tersebut juga harus didukung tenaga ahli berpengalaman, mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan di lapangan.

Kebutuhan tersebut berkaitan dengan skala investasi dan kompleksitas pembangunan kawasan perkotaan yang jauh lebih besar dibandingkan pembangunan fasilitas komersial biasa.

“Setiap project itu nanti ada struktur project-nya karena investment-nya kan gede dan itu project bukan bangun hotel, tapi bangun kota,” ujar Dony.

Dia menambahkan penyusunan rencana induk harus dilakukan secara matang dengan melibatkan tenaga ahli dan arsitek yang kompeten. Perencana kawasan bertaraf internasional juga diperlukan untuk memastikan kualitas desain dan perencanaan setiap lokasi.

“Yang di atas ini expert-expert, yang di bawah itu nanti organisasinya yang eksekutornya yang kuat-kuat juga,” ujar Dony.

Smart City Danantara Bakal Terintegrasi dengan Fasilitas Perkotaan
Pengembangan 12 kawasan smart city dirancang sebagai kawasan modern dan terintegrasi. Berbagai fasilitas akan disiapkan, mulai dari hunian, universitas, rumah sakit, pusat perbelanjaan, hingga infrastruktur perkotaan yang tertata.

Konsep pembangunan juga mengedepankan integrasi infrastruktur dan penataan utilitas perkotaan yang lebih baik. Dengan demikian, kawasan yang dibangun tidak hanya mengusung konsep modern, tetapi juga memiliki kualitas perencanaan dan desain yang unggul.

Melalui PT Kota Masa Depan Indonesia, BP BUMN dan Danantara mendorong pengembangan kawasan perkotaan yang tidak hanya menjadi pusat hunian, tetapi juga membentuk ekosistem industri, investasi, dan aktivitas ekonomi baru.

Pengembangan 12 kawasan tersebut diharapkan menjadi ikon baru pembangunan Indonesia sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di berbagai wilayah.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online