Kebakaran Kantor BPN Karawang, Polisi Bakal Selidiki Penyebabnya

Newswire
Newswire Kamis, 15 Oktober 2026 09:47 WIB
Kebakaran Kantor BPN Karawang, Polisi Bakal Selidiki Penyebabnya

Wamen ATR/BPN Ossy Dermawan menyerahkan penyelidikan kebakaran Kantor BPN Karawang kepada polisi. Delapan mobil damkar dikerahkan. /Antara.

Harianjogja.com, KARAWANG—Penyebab kebakaran yang menghanguskan kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Karawang, Jawa Barat, masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian. Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Ossy Dermawan meminta semua pihak memberi ruang kepada polisi untuk mengungkap penyebab kejadian tersebut.

"Kami memberikan waktu dan ruang ke pihak kepolisian untuk menyelidiki dan melakukan investigasi atas terjadinya kebakaran di kantor BPN Karawang," kata Ossy saat meninjau lokasi kebakaran di Karawang, Kamis.

Berdasarkan informasi awal dari petugas penjaga kantor, api diduga berasal dari lantai dua gedung BPN Karawang. Meski demikian, informasi tersebut belum dapat dipastikan dan masih harus dibuktikan melalui penyelidikan lebih lanjut.

Ossy menyampaikan pihaknya mempersilakan kepolisian melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab kebakaran. Setelah proses pemadaman selesai, polisi akan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Gudang Arsip Ikut Terdampak Kebakaran

Dari pengamatan di luar bangunan, kebakaran terlihat berdampak pada sejumlah ruangan di kantor BPN Karawang, termasuk gudang arsip. Namun, tingkat kerusakan secara keseluruhan belum dapat dipastikan.

Pemeriksaan menyeluruh baru dapat dilakukan setelah api benar-benar padam. Karena itu, kondisi bangunan dan dampak kebakaran terhadap bagian-bagian kantor masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut.

Ossy mengatakan dirinya langsung meninjau lokasi setelah mendengar kabar kebakaran. Kunjungan itu dilakukan untuk memastikan keselamatan pegawai sekaligus memantau proses pemadaman serta upaya penyelamatan aset dan dokumen pertanahan.

Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Pihaknya juga berupaya menyelamatkan aset dan dokumen pertanahan yang masih memungkinkan untuk diselamatkan.

Delapan Mobil Pemadam Dikerahkan

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang mengerahkan delapan unit mobil pemadam kebakaran untuk menangani kebakaran kantor BPN tersebut.

"Ada delapan unit armada yang diturunkan untuk melakukan pemadaman," kata Komandan Peleton 3 Damkar BPBD Kabupaten Karawang, Rudi Suwardi, di Karawang, Kamis.

Kebakaran terjadi pada Rabu malam (14/10/2026). Proses pemadaman dimulai sekitar pukul 22.00 WIB dan berlangsung hingga Kamis pagi.

Upaya pemadaman juga mendapat bantuan mobil pemadam kebakaran dari kawasan industri Karawang International Industrial City (KIIC) serta dari Kodim Karawang.

Hingga proses pemadaman dinyatakan selesai, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian. Pemeriksaan lebih lanjut juga diperlukan untuk mengetahui tingkat kerusakan bangunan serta dampaknya terhadap aset dan dokumen pertanahan yang tersimpan di dalam kantor.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online