Kabinet Prabowo-Gibran Berubah Enam Kali, Menteri Keuangan Berganti Dua Kali

Jumali
Jumali Senin, 21 September 2026 18:17 WIB
Kabinet Prabowo-Gibran Berubah Enam Kali, Menteri Keuangan Berganti Dua Kali

Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara memberikan keterangan media di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/9/2026)./Antara-Maria Cicilia Galuh

Harianjogja.com, JOGJA—Presiden Prabowo Subianto tercatat telah enam kali merombak susunan Kabinet Merah Putih sejak reshuffle pertama pada Februari 2025 hingga September 2026. Perubahan tersebut mencakup sejumlah posisi, mulai dari menteri, wakil menteri, kepala badan, hingga pejabat pendukung presiden.

Dari rangkaian perombakan itu, jabatan Menteri Keuangan mengalami pergantian pejabat sebanyak dua kali. Sri Mulyani Indrawati digantikan Purbaya Yudhi Sadewa pada 8 September 2025. Setahun kemudian, Purbaya digantikan Suahasil Nazara pada 14 September 2026.

Suahasil sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan. Pelantikannya di Istana Negara, Jakarta, menandai reshuffle keenam pemerintahan Prabowo-Gibran.

Menteri Keuangan Dua Kali Berganti

Pergantian Menteri Keuangan berlangsung dalam dua tahap. Sri Mulyani lebih dahulu meninggalkan jabatan tersebut dalam reshuffle kedua pada 8 September 2025. Purbaya kemudian menjabat sebagai penggantinya.

Pada 14 September 2026, Prabowo kembali mengganti pejabat di posisi yang sama dengan menunjuk Suahasil Nazara. Dengan demikian, terdapat tiga nama yang mengisi jabatan Menteri Keuangan dalam rentang pemerintahan Prabowo hingga September 2026: Sri Mulyani Indrawati, Purbaya Yudhi Sadewa, dan Suahasil Nazara.

Kronologi Enam Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran

Berikut rangkaian perubahan kabinet yang tercatat sejak Februari 2025.

Reshuffle pertama: 19 Februari 2025

Perombakan pertama berfokus pada jabatan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Prabowo mengganti Satryo Brodjonegoro dan menunjuk Brian Yuliarto sebagai penggantinya.

Pelantikan Brian berlangsung di Istana Negara, Jakarta.

Reshuffle kedua: 8 September 2025

Perombakan kedua mencakup sejumlah jabatan menteri, termasuk Menteri Koordinator Politik dan Keamanan serta Menteri Keuangan. Pejabat yang diganti meliputi:

  • Budi Gunawan sebagai Menko Polkam

  • Sri Mulyani Indrawati sebagai Menteri Keuangan

  • Abdul Kadir Karding sebagai Menteri P2MI

  • Budi Arie Setiadi sebagai Menteri Koperasi

  • Dito Ariotedjo sebagai Menpora

Pada tahap ini, Prabowo juga melantik Menteri Haji dan Umrah serta Wakil Menteri Haji dan Umrah. Sejumlah pejabat yang ditunjuk yakni Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan, Mukhtarudin sebagai Menteri P2MI, Ferry Juliantono sebagai Menteri Koperasi, Mochamad Irfan Yusuf sebagai Menteri Haji dan Umrah, serta Dahnil Anzar Simanjuntak sebagai Wakil Menteri Haji dan Umrah.

Setelah perombakan tersebut, posisi Menko Polkam dan Menpora belum langsung diisi secara definitif.

Reshuffle ketiga: 17 September 2025

Sembilan hari setelah reshuffle kedua, Prabowo kembali melakukan perubahan. Djamari Chaniago ditunjuk sebagai Menko Polkam menggantikan Budi Gunawan, sedangkan Erick Thohir mengisi posisi Menpora yang sebelumnya dijabat Dito Ariotedjo.

Perubahan juga menyasar sejumlah posisi lain. Berikut daftar pejabat yang dilantik pada 17 September 2025:

  • Djamari Chaniago sebagai Menko Polkam

  • Erick Thohir sebagai Menpora

  • Afriansyah Noor sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan

  • Rohmat Marzuki sebagai Wakil Menteri Kehutanan

  • Farida Faricha sebagai Wakil Menteri Koperasi

  • Angga Raka Prabowo sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah

  • Sonny Sanjaya dan Naniek S Dayang sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional

  • Sarah Sadiqa sebagai Kepala LKPP

  • Ahmad Dofiri sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Kamtibmas dan Reformasi Polri

  • Muhammad Qodari sebagai Kepala Staf Kepresidenan

Reshuffle keempat: 8 Oktober 2025

Perombakan keempat lebih banyak menyasar jabatan wakil menteri dan pejabat pendukung presiden.

Prabowo menunjuk Akhmad Wiyagus sebagai Wakil Menteri Dalam Negeri, Benyamin Paulus Octavianus sebagai Wakil Menteri Kesehatan, Dirgayuza Setiawan sebagai Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan, serta Agung Gumilar sebagai Asisten Khusus Presiden Bidang Analisa Data Strategis.

Pada tahap ini, Prabowo juga membentuk Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua dengan Velix Vernando Wanggai sebagai ketua.

Reshuffle kelima: 27 April 2026

Reshuffle kelima mencakup enam jabatan, mulai dari posisi menteri hingga kepala badan dan pejabat pendukung presiden. Pejabat yang ditunjuk meliputi:

  • Mohammad Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup

  • Hanif Faisol Nurofiq sebagai Wakil Menko Pangan

  • Dudung Abdurachman sebagai Kepala Staf Presiden

  • Muhammad Qodari sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah

  • Hasan Nasbi sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi

  • Abdul Kadir Karding sebagai Kepala Badan Karantina Indonesia

Reshuffle keenam: 14 September 2026

Perombakan keenam berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (14/9/2026). Dalam reshuffle ini, Prabowo mengganti Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dengan Suahasil Nazara.

Berbeda dari sejumlah perombakan sebelumnya yang mencakup banyak jabatan, reshuffle keenam berfokus pada posisi Menteri Keuangan. Suahasil sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan.

Perubahan Susunan Pejabat Pemerintahan

Enam kali reshuffle tersebut memperlihatkan perubahan susunan pejabat di berbagai bagian pemerintahan. Perombakan tidak hanya menyasar posisi menteri, tetapi juga wakil menteri, kepala badan, penasihat khusus, asisten khusus, serta jabatan lainnya.

Dalam rangkaian perubahan itu, Menteri Keuangan menjadi jabatan yang paling sering berganti pejabat, yakni dua kali sejak Sri Mulyani digantikan Purbaya pada September 2025 hingga Suahasil dilantik pada September 2026.

Dengan demikian, reshuffle kabinet Prabowo-Gibran hingga September 2026 mencakup perubahan di sejumlah sektor pemerintahan, dengan pergantian Menteri Keuangan sebagai salah satu perubahan yang berlangsung lebih dari sekali.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online