Prabowo Terima 250 Anggota Kadin, Diberi Laporan Investasi Tembus Rp2.000 Triliun

Newswire
Newswire Minggu, 01 November 2026 06:17 WIB
Prabowo Terima 250 Anggota Kadin, Diberi Laporan Investasi Tembus Rp2.000 Triliun

Presiden Prabowo Subianto pimpin Sidang Kabinet Paripurna 2 Tahun Pertama Pemerintahan Kerja Nyata untuk Negeri, Rabu (21/10/2026)./BPMI Sekretariat Presiden\r\n\r\n

Harianjogja.com, BOGOR—Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) mencapai hampir Rp2.000 triliun selama dua tahun pertama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Capaian investasi tersebut disampaikan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Anindya Bakrie saat melaporkan hasil Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kadin 2026 kepada Presiden.

Laporan itu disampaikan dalam pertemuan Presiden Prabowo dengan 250 anggota Kadin dari seluruh Indonesia dan sekitar 400 peserta Program Presiden untuk Pemimpin Masa Depan Indonesia (P3MDI) di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu.

Berdasarkan unggahan Instagram Sekretariat Kabinet yang dikutip di Jakarta, Sabtu, pertemuan tersebut diawali dengan penyampaian laporan Anindya mengenai sejumlah hasil Rapimnas Kadin 2026.

Investasi Domestik Perkuat Ketahanan Ekonomi

Dalam laporannya, Anindya menyampaikan bahwa realisasi PMDN yang hampir menyentuh Rp2.000 triliun selama dua tahun pertama pemerintahan Prabowo mencerminkan meningkatnya kepercayaan dunia usaha terhadap perekonomian nasional.

Kepercayaan tersebut dinilai tetap tumbuh di tengah ketidakpastian global yang masih menjadi tantangan bagi berbagai negara.

Selain itu, keterlibatan pengusaha kelas menengah dalam investasi domestik turut berperan memperkuat ketahanan ekonomi Indonesia. Peran pelaku usaha dalam negeri tersebut menjadi salah satu aspek yang disampaikan Kadin kepada Presiden.

Kadin Dorong Industri Kendaraan Listrik dan Energi Terbarukan

Tidak hanya melaporkan perkembangan investasi, Anindya juga menyampaikan komitmen dunia usaha untuk mendukung pengembangan industri masa depan.

Ada tiga sektor yang secara khusus menjadi perhatian, yakni kendaraan listrik, energi terbarukan, dan pusat data.

Pengembangan ketiga sektor tersebut dinilai memiliki potensi besar untuk meningkatkan penggunaan komponen lokal sekaligus memperkuat kapasitas industri nasional.

Dukungan dunia usaha terhadap sektor-sektor tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong pengembangan industri masa depan di Indonesia.

Prabowo Bertemu Pelaku Usaha dan Calon Pemimpin Masa Depan

Pertemuan di Hambalang tersebut tidak hanya melibatkan jajaran Kadin, tetapi juga sekitar 400 peserta P3MDI.

Kehadiran perwakilan dunia usaha dari berbagai daerah bersama peserta program kepemimpinan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi antara pemerintah, kalangan pengusaha, serta calon pemimpin masa depan Indonesia.

Melalui pertemuan itu, pemerintah dan dunia usaha memiliki ruang komunikasi untuk membahas perkembangan perekonomian nasional, investasi domestik, serta komitmen pengembangan industri masa depan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online