Angsuran Pertama KDKMP Jatuh Tempo September, Dana Rp40 Triliun Sudah Siap

Newswire
Newswire Jum'at, 18 September 2026 19:37 WIB
Angsuran Pertama KDKMP Jatuh Tempo September, Dana Rp40 Triliun Sudah Siap

Ilustrasi, pengendara sepeda motor melintas di depan gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Bajoe, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, Rabu (19/8/2026). Antara/Andry Denisah\r\n

Harianjogja.com, JAKARTA— Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan dana untuk membayar angsuran pertama pembiayaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dari PT Agrinas Pangan Nusantara kepada Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) sudah disiapkan.

Meski demikian, pembayaran angsuran pertama tersebut belum dapat dilakukan karena Kemenkeu masih menunggu tagihan dari Himbara.

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kemenkeu Nufransa Wira Sakti mengatakan anggaran untuk pembayaran tersebut telah tersedia.

“Anggarannya sudah kami siapkan,” ujar Nufransa dalam konferensi pers APBN KiTa Edisi September 2026 di Kantor Kementerian Keuangan Jakarta, Jumat (18/9/2026).

Nufransa menjelaskan Kemenkeu sampai saat ini belum menerima tagihan dari Himbara. Karena itu, angsuran pertama KDKMP belum dapat dibayarkan.

“Sampai saat ini, kami belum menerima tagihan dari Himbara. Jadi, belum bisa kami bayarkan,” kata Nufransa.

Kemenkeu Tunggu Tagihan Himbara

Nufransa menyatakan Kemenkeu siap berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait dalam proses pembayaran angsuran pertama KDKMP.

Menurut dia, kerja sama tersebut diperlukan agar proses pembayaran tetap berjalan dengan transparansi dan akuntabilitas.

“Kami senantiasa bekerja sama juga dengan kementerian dan lembaga terkait, sehingga nanti pada saat pembayarannya akan terus terjaga transparansi dan juga akuntabilitasnya,” ujar Nufransa.

Sementara itu, proses pembangunan fisik KDKMP terus berjalan. Berdasarkan data Sistem Informasi Manajemen Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Simkopdes) per 17 September 2026, sebanyak 25.113 koperasi telah menyelesaikan pembangunan fisik gedung dan gerai.

Dari jumlah tersebut, Kementerian Koperasi mencatat sebanyak 17.288 KDKMP telah siap menjalani proses verifikasi dan validasi.

Hasil verifikasi dan validasi tersebut selanjutnya akan direviu oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Setelah proses tersebut, bangunan diserahterimakan kepada desa dan pemerintah melakukan pembayaran cicilan kepada bank Himbara.

Angsuran Pertama KDKMP

Sebelumnya, Purbaya Yudhi Sadewa ketika masih menjabat sebagai Menteri Keuangan menyampaikan pemerintah akan menyiapkan dana untuk pembayaran angsuran pertama KDKMP.

Angsuran pertama tersebut jatuh tempo pada September 2026 dengan nilai sebesar Rp40 triliun.

Di sisi lain, Kementerian Koperasi (Kemenkop) sebelumnya mengungkapkan realisasi anggarannya mencapai sekitar 64% hingga 28 Agustus 2026. Mayoritas realisasi anggaran tersebut digunakan untuk program koperasi.

Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan total pagu anggaran Kemenkop pada 2026 mencapai Rp872,68 miliar. Anggaran tersebut terdiri atas dukungan manajemen sebesar Rp246,74 miliar dan program perkoperasian sebesar Rp625,93 miliar.

“Pada tahun anggaran 2026, Kementerian Koperasi memiliki pagu sebesar Rp872,48 miliar dengan realisasi sampai dengan 28 Agustus 2026 sebesar Rp558,47 miliar atau sebesar 64%,” kata Ferry dalam Rapat Kerja Bersama Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada Selasa (1/9/2026).

Ferry juga menyampaikan pagu anggaran indikatif Kemenkop untuk tahun anggaran 2027.

Berdasarkan Surat Bersama Pagu Anggaran BN-PA Nomor S-483/MK.02/2026 dan B-757/D.8/D-VI/PP.04.12/08/2026 tertanggal 5 Agustus 2026, Kemenkop memperoleh tambahan anggaran sebesar Rp200 miliar dari pagu indikatif sebesar Rp542,88 miliar.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online