AS Usulkan Biaya Visa H-1B Tembus Rp1,82 Miliar
AS mengusulkan biaya pengajuan visa kerja H-1B sebesar 103.265 dolar AS atau sekitar Rp1,82 miliar, di luar biaya lainnya.
Foto ilustrasi kebakaran hutan dan lahan. - Magnific
Harianjogja.com, JAKARTA—Presiden RI, Prabowo Subianto, menyebut kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan dan Sumatra mulai teratasi. Pemerintah menargetkan persoalan tersebut dapat diselesaikan dalam waktu satu hingga dua minggu ke depan.
Hal itu disampaikan Presiden ke-8 RI tersebut saat memberikan sambutan dalam Groundbreaking Program PLTS 100 GWp di Jembrana, Bali, Selasa (25/8/2026).
Prabowo mengatakan kondisi kemarau panjang yang dipengaruhi El Nino menjadi salah satu tantangan yang dihadapi banyak negara. Menurutnya, El Nino tahun ini cukup kuat dan bahkan diramalkan menjadi salah satu yang terkuat.
"Kita juga menyadari bahwa seluruh dunia mengalami banyak cobaan. Tahun ini dunia mengalami apa yang disebut El Nino, dan El Nino ini cukup kuat tahun ini. Salah satu yang terkuat diramalkan," katanya.
Karhutla Ditargetkan Selesai Dua Minggu
Dalam kondisi tersebut, Prabowo menekankan pentingnya kewaspadaan untuk memitigasi dampak El Nino. Salah satu persoalan yang menjadi perhatian pemerintah adalah karhutla yang terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan dan Sumatra.
Prabowo mengungkapkan dirinya telah berkeliling ke sejumlah lokasi yang mengalami kebakaran. Berdasarkan pemantauan tersebut, dia menyebut penanganan karhutla sudah mulai menunjukkan hasil.
"Sekarang saya kira sudah mulai teratasi, termitigasi di beberapa tempat. Saya kira saya berharap dalam satu dua minggu ini bisa selesai semua," jelasnya.
Presiden kemudian menyampaikan apresiasi kepada jajaran kementerian/lembaga, TNI-Polri, BNPB, Lingkungan Hidup, serta Kementerian Kehutanan yang dinilai telah bekerja secara efektif dalam penanganan karhutla.
Pemerintah, kata Prabowo, telah mengerahkan kekuatan besar untuk mengendalikan kebakaran. Pengerahan tersebut meliputi puluhan helikopter, belasan pesawat, ratusan bor air, ratusan pompa air, hingga ribuan personel.
Prabowo: Indonesia Mampu Hadapi Karhutla
Menurut Prabowo, pengerahan berbagai peralatan dan personel tersebut menunjukkan kemampuan Indonesia dalam menghadapi karhutla. Dia mengakui penanganan kebakaran menghadapi banyak rintangan, tetapi optimistis berbagai tantangan dapat diatasi.
"Saya sampaikan pada kesempatan ini karena kita walaupun kita hadapi cobaan, walaupun kita hadapi rintangan, hambatan, kita kuat. Kita mampu. Kita buktikan terus," tuturnya.
Prabowo juga berkaca pada penanganan bencana alam longsor di Aceh dan Sumatra yang menurutnya dapat diatasi dalam kurun waktu yang sebelumnya tidak diperkirakan banyak pihak.
Selain karhutla di Kalimantan dan Sumatra, Presiden turut menyinggung penanganan gempa di NTT. Menurutnya, respons pemerintah terhadap bencana tersebut berlangsung sangat cepat dan masif.
"Di NTT reaksi kita sangat cepat, sangat masif. Di mana-mana negara kita hadir dan saya sebagai Presiden pemegang amanat dari rakyat, saya terus menghimpun kekuatan negara," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
AS mengusulkan biaya pengajuan visa kerja H-1B sebesar 103.265 dolar AS atau sekitar Rp1,82 miliar, di luar biaya lainnya.
Prabowo menargetkan Indonesia berhenti impor minyak dan LPG dalam tiga tahun dengan pembangunan PLTS 100 GWp dan penguatan energi nasional.
Kekeringan Sukoharjo meluas. Sebanyak 3.300 jiwa dan tiga sekolah di sembilan desa terdampak krisis air bersih.
Prabowo menegaskan pemerintah harus memberantas korupsi hingga akar-akarnya dan menghentikan kebocoran keuangan negara demi kepentingan rakyat.
Penumpang KA jarak jauh di Daop 6 Jogja naik 23% saat libur Maulid Nabi. Total 47.833 penumpang tercatat hingga Selasa siang.
China menolak ikut kampanye sanksi AS terhadap Iran. Beijing memilih mempertahankan hubungan dengan Teheran karena kepentingan energi dan strategis.