Kasus Ebola di Kongo Capai 5.514, Kematian 2.642 Orang
Kasus Ebola di RD Kongo mencapai 5.514 dengan 2.642 kematian. Sebanyak 10 negara memperketat pemeriksaan di perbatasan.
Pesawat milik TNI AU yang tergelincir keluar landasan Bandara Hasanuddin Makassar, Selasa (25/8/2026). Antara/Riski Maruto
Harianjogja.com, MAKASSAR—Pesawat Cassa milik TNI Angkatan Udara tergelincir di kawasan landasan pacu Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Maros, Sulawesi Selatan, Selasa (25/8/2026). Insiden tersebut terjadi di landasan pacu utara-selatan atau runway 03-21 pada pukul 11.25 WITA.
PGS Branch Communication and CSR Department Head Bandara Sultan Hasanuddin, Taufan Yudhistira, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan personel bandara masih melakukan penanganan terhadap pesawat yang tergelincir.
"Informasi mengenai pesawat Cassa tergelincir memang benar dan saat ini sedang dalam penanganan," ujarnya.
Dalam keterangan resminya, Taufan mengatakan insiden tersebut terjadi di runway 03-21. Informasi mengenai kejadian itu juga muncul setelah video yang memperlihatkan pesawat Cassa beredar melalui media sosial.
"Berdasarkan video viral yang beredar melalui media sosial, memang benar telah terjadi kejadian tersebut di Bandara Sultan Hasanuddin di landasan pacu utara-selatan (runway 03-21)," kata Taufan Yudhistira.
Sehari Sebelumnya Sukhoi Juga Tergelincir
Insiden pesawat Cassa tersebut terjadi dua hari berturut-turut dengan kejadian pesawat TNI Angkatan Udara lainnya di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.
Sehari sebelumnya, jet tempur Sukhoi milik TNI Angkatan Udara (AU) tergelincir ketika melakukan pendaratan di landasan pacu sisi barat atau runway 13. Sementara pesawat Cassa tergelincir di landasan pacu utara-selatan atau runway 03-21.
Pada peristiwa Sukhoi tersebut, kecelakaan tidak sampai mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Taufan sebelumnya mengatakan insiden terjadi di runway 13 saat pesawat tempur tersebut melakukan pendaratan.
"Insiden tersebut terjadi di landasan pacu sisi barat atau runway 13 saat pesawat tempur tersebut melakukan pendaratan," kata PGS Branch Communication and CSR Department Head Bandara Sultan Hasanuddin, Taufan Yudhistira di Makassar, Senin.
Kejadian itu kemudian menjadi perhatian setelah rekaman video pesawat yang berada di area rerumputan bandara beredar luas di media sosial.
Pesawat Sukhoi Berhasil Ditarik
Menindaklanjuti kejadian tersebut, pihak Bandara Sultan Hasanuddin bersama TNI AU langsung melakukan penanganan terhadap pesawat yang keluar dari landasan pacu.
"Terkait dengan video viral di media sosial, kami sampaikan bahwa memang terjadi hal tersebut di landasan pacu sisi barat (runway 13) di Bandara Sultan Hasanuddin," ujarnya membenarkan insiden tersebut.
Meski melibatkan pesawat tempur, aktivitas penerbangan komersial di Bandara Sultan Hasanuddin saat itu tidak terganggu. Operasional penerbangan tetap berlangsung menggunakan landasan pacu sisi utara-selatan atau runway 03-21.
Penanganan pesawat Sukhoi dilakukan petugas gabungan. Perkembangan terbaru menunjukkan pesawat tersebut telah berhasil ditarik kembali ke landasan.
Bagian pesawat kemudian ditutup menggunakan terpal biru. Mobil pemadam kebakaran juga disiagakan di sekitar lokasi sebagai langkah antisipasi selama proses penanganan berlangsung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kasus Ebola di RD Kongo mencapai 5.514 dengan 2.642 kematian. Sebanyak 10 negara memperketat pemeriksaan di perbatasan.
Sebanyak 13.328 wisatawan mengunjungi Pantai Parangtritis selama tiga hari libur Maulid. Retribusi wisata mencapai Rp193,256 juta.
Presiden Prabowo menyiapkan 1.000 perwira TNI-Polri ke daerah untuk memperkuat edukasi dan pencegahan karhutla.
Garebeg Mulud Be 1960/2026 di Kraton Jogja digelar sederhana tanpa gunungan dan iring-iringan prajurit. Tradisi tetap dipertahankan.
BPBD mencatat 336 karhutla membakar 428,46 hektare lahan di Palangka Raya pada 1 Juni-24 Agustus 2026.
Job fair khusus disabilitas digelar di BLK Wates, Kulonprogo, 27 Agustus 2026. Sebanyak 10 perusahaan membuka 161 posisi pekerjaan.