Kadin DIY Dukung Ekosistem Bambu dan Green Job, Pasar di Indonesia Baru 0,9 Persen
Kadin DIY memprioritaskan green job sektor bambu pada 2027 melalui penguatan SDM, integrasi rantai pasok, dan hilirisasi produk.
Ilustrasi kecelakaan/Dokumen Harian Jogja
Harianjogja.com, PASURUAN— Lima penumpang Honda CRV meninggal dunia setelah mobil yang mereka tumpangi menghantam truk Fuso yang sedang berhenti di bahu Jalan Tol Malang-Pandaan KM 72/B, wilayah Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Rabu (15/7) sekitar pukul 20.00 WIB. Kecelakaan maut tersebut juga mengakibatkan empat penumpang lainnya mengalami luka berat dan harus menjalani perawatan di rumah sakit.
Mobil Honda CRV putih bernomor polisi L 1720 CAY diketahui membawa sembilan orang penumpang. Kendaraan itu dikemudikan oleh Ishaq, 37, warga Ampel, Kecamatan Semampir, Kota Surabaya, saat melaju dari arah Malang menuju Surabaya.
Honda CRV Oleng Sebelum Menghantam Truk Mogok
Peristiwa nahas bermula ketika Honda CRV melintas di KM 72/B. Saat berada di lokasi kejadian, mobil tiba-tiba kehilangan kendali hingga bergerak ke sisi kiri jalan dan sempat menyerempet pembatas jalan tol (guardrail).
Laju kendaraan yang masih tinggi membuat pengemudi tidak mampu mengendalikan setir. Mobil kemudian menghantam bagian belakang truk Fuso bernopol AD 8827 YA yang sedang berhenti di bahu jalan sebelah kiri karena mengalami mogok.
Truk tersebut dikemudikan oleh Sukasdi, 37, warga Karanganyar, Jawa Tengah.
Lima Orang Meninggal, Empat Penumpang Dirawat
Benturan keras menyebabkan bagian depan hingga kabin Honda CRV mengalami kerusakan parah. Lima penumpang dinyatakan meninggal dunia di lokasi akibat mengalami luka berat pada bagian kepala dan tubuh.
Seluruh korban meninggal kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara Porong untuk penanganan lebih lanjut.
Sementara itu, empat penumpang lain yang mengalami luka berat langsung mendapatkan pertolongan medis dan dirujuk ke RS Mitra Sehat Medika Pandaan serta RSUD Bangil.
Proses evakuasi korban beserta kendaraan yang terlibat kecelakaan sempat membuat arus lalu lintas di ruas tol tersebut tersendat. Petugas kepolisian kemudian melakukan pengamanan lokasi agar lalu lintas kembali lancar.
Polisi Selidiki Penyebab Kecelakaan
Kasat Lantas Polres Pasuruan, AKP Jauhar Rizqullah Sumirat, mengungkapkan bahwa penyelidikan masih dilakukan untuk memastikan penyebab utama kecelakaan tersebut.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, AKP Jauhar menyebutkan seluruh penumpang Honda CRV masih memiliki hubungan kekerabatan. Rombongan itu baru saja melakukan perjalanan dari Kota Batu dan sedang menuju pulang ke kediaman mereka di Surabaya.
Daftar Korban
Korban meninggal dunia seluruhnya merupakan warga Sukodono, Kelurahan Ampel, Kecamatan Semampir, Kota Surabaya, yakni: Ishaq, (37} ; Mufarroha (27), Hanifah (42), Hindun (40), Wahyuni Putri Permata (3)
Adapun empat korban yang mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan intensif juga berasal dari alamat yang sama di Surabaya, yaitu Wahyunia Putri Cahaya (3), Qori'atul Jannah (10), Umrotul Hasanah (19), Zahra (7)
Penyelidikan terkait penyebab pasti kecelakaan masih terus dilakukan oleh Satlantas Polres Pasuruan, sementara para korban luka masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kadin DIY memprioritaskan green job sektor bambu pada 2027 melalui penguatan SDM, integrasi rantai pasok, dan hilirisasi produk.
BGN mengevaluasi uji coba MBG prasmanan yang dinilai meningkatkan konsumsi dan antusiasme siswa. Target penerapan mencapai 5.000 titik pada akhir 2026.
PSS Sleman bertahan di Surabaya untuk memaksimalkan pemulihan dan latihan sebelum menghadapi Persik Kediri di Stadion Brawijaya, Kamis (22/10/2026).
PGRI DIY menilai kebijakan tinggal kelas bisa meningkatkan mutu pendidikan jika diterapkan secara objektif, dengan remedial dan pendampingan siswa.
Sebanyak 152 pendaki Gunung Sumbing berhasil turun dengan selamat saat karhutla belum padam. Polisi menutup jalur dan menyiapkan evakuasi.
DPRD Sleman mendorong UMKM Padukuhan Sedogan meningkatkan kualitas produk dan pemasaran untuk menangkap peluang ekonomi Exit Tol Banyurejo.