Erick Thohir Ajukan Anggaran Kemenpora Rp4,019 Triliun
Kemenpora mengajukan anggaran Rp4,019 triliun untuk 2027, termasuk Rp2,4 triliun bagi program prioritas kepemudaan dan olahraga.
Meteran listrik - Antara
Harianjogja.com, JAKARTA — PT PLN (Persero) memastikan tidak ada perubahan tarif listrik untuk periode April hingga Juni 2026. Penegasan ini disampaikan menyusul ramainya keluhan masyarakat di media sosial terkait lonjakan tagihan listrik dalam beberapa waktu terakhir.
Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN, Gregorius Adi Trianto, menegaskan bahwa tarif listrik tetap mengacu pada kebijakan pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan tidak mengalami kenaikan.
“Tarif listrik periode April–Juni 2026 tetap sama dan tidak mengalami perubahan dari periode sebelumnya,” ujarnya, Selasa (2/6/2026).
Meski demikian, PLN mengakui adanya peningkatan tagihan yang dirasakan sebagian pelanggan. Kondisi ini, menurutnya, bukan disebabkan oleh kenaikan tarif, melainkan perubahan pola konsumsi listrik di rumah tangga.
Beberapa faktor yang memicu kenaikan pemakaian listrik antara lain kondisi cuaca yang lebih panas, peningkatan suhu udara, serta aktivitas masyarakat yang lebih banyak dilakukan di rumah. Hal ini secara tidak langsung mendorong penggunaan perangkat elektronik seperti pendingin ruangan, kipas angin, hingga peralatan rumah tangga lainnya.
“Meningkatnya aktivitas di rumah membuat penggunaan listrik ikut meningkat,” jelas Greg.
Untuk membantu pelanggan mengontrol konsumsi listrik, PLN menyediakan fitur pemantauan penggunaan melalui aplikasi PLN Mobile. Melalui aplikasi ini, pelanggan dapat mengecek riwayat pemakaian listrik maupun pembelian token secara mandiri.
Caranya cukup mudah, pengguna hanya perlu membuka aplikasi PLN Mobile, memilih menu “Token dan Pembayaran”, lalu menambahkan ID pelanggan. Setelah itu, pelanggan dapat melihat “Riwayat Penggunaan” untuk pelanggan pascabayar atau “Riwayat Pembelian Token” bagi pengguna prabayar.
PLN juga mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan listrik guna menghindari lonjakan tagihan. Beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan antara lain mematikan perangkat elektronik saat tidak digunakan, mencabut colokan listrik, serta rutin memeriksa instalasi listrik di rumah.
Selain itu, penggunaan alat elektronik secara efisien dan sesuai kebutuhan dinilai mampu menekan konsumsi energi secara signifikan.
Dengan tidak adanya kenaikan tarif listrik, PLN berharap masyarakat dapat lebih memahami bahwa perubahan tagihan lebih dipengaruhi oleh pola penggunaan. Kesadaran dalam mengelola konsumsi listrik menjadi kunci utama agar pengeluaran tetap terkendali.
PLN menegaskan komitmennya untuk terus memberikan layanan yang transparan serta mendukung pelanggan dalam mengelola penggunaan listrik secara lebih hemat dan aman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kemenpora mengajukan anggaran Rp4,019 triliun untuk 2027, termasuk Rp2,4 triliun bagi program prioritas kepemudaan dan olahraga.
Prakiraan cuaca DIY Selasa (1/9) cerah berawan dengan suhu 33°C. Waspada perubahan angin di pesisir Bantul dan Kulonprogo. Cek info BMKG selengkapnya.
Pemda DIY menekankan pentingnya membuktikan manfaat nyata keistimewaan bagi generasi muda sekaligus menjawab tantangan masa depan.
Jadwal SIM Keliling Gunungkidul September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.
Lima jodhang berisi hasil bumi dari empat kabupaten dan satu kota di DIY diserahkan dalam Puncak Memetri Kaistimewaan 14 Tahun Undang-Undang Keistimewaan (UUK)
Jadwal KSPN Jogja 1 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini, dengan tarif mulai Rp12.000.