Dua Hiu Paus Terdampar di Cilacap, Dugaan Keracunan Laut Diselidiki
Dugaan keracunan laut menjadi fokus penyelidikan setelah dua hiu paus terdampar beruntun di pesisir Cilacap selama Mei 2026.
Foto ilustrasi Iran vs Amerika Serikat. - Freepik
Harianjogja.com, TEHERAN—Pemerintah Iran menegaskan bahwa kesepakatan gencatan senjata dengan Amerika Serikat berlaku di seluruh kawasan yang terkait konflik, termasuk Lebanon. Teheran juga memperingatkan bahwa setiap pelanggaran terhadap kesepakatan tersebut akan membawa konsekuensi yang menjadi tanggung jawab Amerika Serikat dan Israel.
Pernyataan itu disampaikan ketika ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat menyusul serangan udara terbaru Israel ke Beirut, Lebanon, yang dilakukan meskipun kesepakatan penghentian konflik telah diberlakukan beberapa waktu lalu.
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, melalui unggahan di akun X pada Senin (1/6/2026), menegaskan bahwa ruang lingkup gencatan senjata tidak terbatas pada satu wilayah tertentu.
“Untuk perhatian segera: Gencatan senjata antara Iran dan AS secara tegas merupakan gencatan senjata di semua lini, termasuk di Lebanon. Pelanggaran di satu lini merupakan pelanggaran gencatan senjata di semua lini,” tulis Araghchi.
Ia menambahkan bahwa Amerika Serikat dan Israel harus bertanggung jawab apabila terjadi pelanggaran terhadap kesepakatan yang telah dicapai.
"AS dan Israel bertanggung jawab atas konsekuensi dari setiap pelanggaran," ujarnya.
Sebelumnya, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, juga menyampaikan peringatan bahwa Teheran tidak akan ragu memberikan dukungan kepada Lebanon jika kembali menghadapi tindakan yang dianggap sebagai agresi ilegal dari Israel.
Pernyataan tersebut muncul setelah Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, memerintahkan militer Israel melancarkan serangan udara ke Beirut pada Senin. Langkah itu dinilai sebagai eskalasi terbaru di tengah berlakunya gencatan senjata yang dimediasi Amerika Serikat sejak 17 April 2026.
Situasi keamanan di Timur Tengah terus menjadi sorotan internasional sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada Februari 2026. Konflik tersebut kemudian memicu respons militer dari Teheran yang menargetkan wilayah Israel dan sejumlah sekutu Amerika Serikat di kawasan Teluk.
Selain melancarkan serangan balasan, Iran juga mengambil langkah strategis dengan menutup Selat Hormuz, jalur pelayaran penting yang menjadi salah satu pusat distribusi energi dunia.
Upaya penghentian konflik sempat menghasilkan kesepakatan gencatan senjata yang mulai berlaku pada 8 April 2026 melalui mediasi Pakistan. Namun, perundingan lanjutan yang berlangsung di Islamabad belum berhasil menghasilkan kesepakatan permanen yang dapat meredakan ketegangan secara menyeluruh.
Dalam perkembangan terbaru, perhatian dunia internasional masih tertuju pada implementasi gencatan senjata Iran-AS dan dampaknya terhadap stabilitas kawasan, terutama setelah meningkatnya aktivitas militer di Lebanon yang berpotensi memengaruhi situasi keamanan Timur Tengah secara lebih luas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Dugaan keracunan laut menjadi fokus penyelidikan setelah dua hiu paus terdampar beruntun di pesisir Cilacap selama Mei 2026.
Iran menegaskan gencatan senjata dengan AS mencakup Lebanon dan memperingatkan AS serta Israel atas setiap potensi pelanggaran.
Bantul peringati Hari Lahir Pancasila 2026, tekankan persatuan, toleransi, dan penguatan nilai kebangsaan di tengah tantangan global.
Arus kendaraan di Tol MBZ meningkat 45,6 persen saat libur Waisak 2026. Sebanyak 82.314 kendaraan melintas di kedua arah.
Polda Jateng membongkar sindikat penipuan daring berkedok investasi kripto di Sukoharjo. Sebanyak 39 tersangka diamankan, termasuk 11 WNA.
Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan komitmen pemerintah menjaga Candi Borobudur sebagai warisan budaya dunia dalam perayaan Waisak 2026.