Nepal Desak TikTok dan Meta Hapus Konten AI Banjir Bandang
Nepal mendesak TikTok dan Meta menghapus konten AI palsu, video lama, serta QR donasi palsu terkait banjir bandang.
Foto ilustrasi rudal atau peluru kendali. - Freepik
Harianjogja.com, BEIRUT—Kelompok Hizbullah mengklaim telah melancarkan 21 operasi militer terhadap pasukan dan fasilitas Israel dalam sehari. Serangan yang disebut berlangsung pada 31 Mei 2026 itu menyasar sejumlah titik di Lebanon selatan hingga wilayah utara Israel menggunakan roket, artileri, dan drone serang.
Dalam pernyataan yang dirilis Senin (1/6/2026), sayap militer Hizbullah menyebut rangkaian operasi tersebut dilakukan sebagai respons terhadap dugaan pelanggaran kesepakatan gencatan senjata dan serangan yang menimpa warga sipil Lebanon.
"Perlawanan Islam melaksanakan 21 operasi tempur pada 31 Mei 2026, termasuk serangan terhadap personel, peralatan, dan fasilitas militer Israel sebagai respons atas pelanggaran kesepakatan gencatan senjata dan serangan terhadap warga sipil," sebut sayap militer Hizbullah dalam pernyataannya dikutip Senin (1/6/2026).
Kelompok tersebut menjelaskan bahwa sejumlah serangan diarahkan ke konsentrasi pasukan dan perlengkapan militer Israel di berbagai lokasi strategis. Operasi dilakukan menggunakan kombinasi roket, artileri, dan pesawat nirawak bersenjata.
Wilayah yang disebut menjadi sasaran antara lain Bayada, Debel, Quzah, Dibbine, Yahmar al-Shaqif, Maroun al-Ras, serta kawasan bersejarah Kastil Beaufort yang berada di wilayah Lebanon selatan.
Selain target di wilayah perbatasan, Hizbullah juga mengklaim meluncurkan serangan drone ke sejumlah lokasi di Israel utara. Sasaran yang disebut meliputi landasan helikopter di permukiman Shlomi, sejumlah fasilitas di Nahariya, kawasan Krayot di utara Haifa, wilayah Safed, hingga posisi militer Israel di Hanita.
Menurut Hizbullah, beberapa serangan yang dilancarkan tersebut telah berhasil mengenai target yang telah ditentukan. Namun demikian, kelompok Hizbullah tersebut tidak merinci tingkat kerusakan maupun jumlah korban yang ditimbulkan akibat dari operasi tersebut.
Dalam keterangannya, Hizbullah menegaskan bahwa aksi militer tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya mempertahankan wilayah dan masyarakat Lebanon. Selain itu dilakukan di tengah situasi keamanan yang masih memanas di kawasan perbatasan.
Kelompok itu juga menyebut serangan tersebut merupakan bentuk balasan atas operasi militer Israel yang dinilai masih terus berlangsung serta terhadap berbagai pelanggaran yang disebut terjadi setelah kesepakatan gencatan senjata diberlakukan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Nepal mendesak TikTok dan Meta menghapus konten AI palsu, video lama, serta QR donasi palsu terkait banjir bandang.
Google kalah dalam kasasi di Rusia dan diwajibkan mengembalikan dana Rp27,2 triliun kepada anak usahanya yang bangkrut. Putusan memperkuat posisi kreditur dan m
Survei mengungkap lebih dari seperempat eksekutif ragu merekrut fresh graduate. Gen Z dinilai perlu memperkuat komunikasi, kolaborasi, dan soft skills.
Joy Ryan baru memiliki paspor di usia 91 tahun. Kini di usia 96 tahun, ia menjelajahi dunia bersama cucunya dan mengejar target tujuh benua.
Timnas U-20 Indonesia menghadapi Malaysia pada laga pembuka Kualifikasi Piala Asia U-20 2027. Simak jadwal, skuad Garuda Muda, dan calon lawannya.
Petugas Sensus Ekonomi 2026 terus menyisir warga yang belum terdata menjelang batas akhir pendataan pada 31 Agustus 2026.