Penembakan di Islamic Center San Diego Tewaskan 5 Orang
Penembakan di Islamic Center San Diego menewaskan lima orang. KJRI San Francisco memastikan tidak ada WNI menjadi korban.
Logo Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). /Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA—Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyerukan diakhirinya konflik di Timur Tengah. Dia juga menyatakan keprihatinan mendalam atas "eskalasi dramatis" serangan Israel ke Lebanon dalam 24 jam terakhir.
"Siklus kekerasan ini harus dihentikan sekarang, dan semua pihak harus mundur dari ambang kehancuran," kata Guterres dalam sebuah pernyataan yang disampaikan oleh juru bicaranya, Stephane Dujarric dikutip Minggu (29/8/2024)
Dia memperingatkan bahwa "perang besar-besaran" akan memiliki konsekuensi yang menghancurkan, tidak hanya bagi rakyat Lebanon dan Israel, tetapi juga bagi "kawasan yang lebih luas."
Sekretaris jenderal mendesak semua pihak untuk sepenuhnya melaksanakan Resolusi Dewan Keamanan PBB 1701, yang menyerukan "penghentian permusuhan."
Ia juga kembali menyerukan "gencatan senjata segera di Gaza dan pembebasan semua sandera yang ditahan di sana."
Hizbullah dan Israel terus terlibat dalam pertempuran lintas batas sejak perang Gaza Oktober lalu, tetapi Tel Aviv baru-baru ini meningkatkan serangannya di Lebanon, menewaskan ratusan orang, mengungsikan ribuan, dan juga membunuh pemimpin kelompok tersebut, Hassan Nasrallah, pada Jumat (27/9).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Penembakan di Islamic Center San Diego menewaskan lima orang. KJRI San Francisco memastikan tidak ada WNI menjadi korban.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.
Jumlah menara telekomunikasi di Bantul capai 300 unit. Diskominfo sebut minat investasi mulai menurun seiring kebutuhan yang tercukupi.
X batasi unggahan hanya 50 per hari untuk akun gratis. Kebijakan ini dorong pengguna beralih ke layanan berbayar.