Rupiah Tembus Rp18.066 per Dolar AS, Dipicu Konflik AS-Iran & The Fed
Nilai tukar rupiah melemah ke Rp18.066 per dolar AS akibat konflik AS-Iran, lonjakan yield obligasi AS, dan sentimen The Fed.
Petir - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar kota besar di Indonesia berpotensi diguyur hujan pada Senin (25/5/2026). Cuaca basah diprediksi mendominasi wilayah barat hingga timur Indonesia dengan intensitas bervariasi, mulai hujan ringan, sedang, hingga disertai petir.
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi perubahan cuaca, terutama di sejumlah wilayah yang diprediksi mengalami hujan disertai petir dan cuaca ekstrem. Kondisi tersebut diperkirakan dapat memengaruhi aktivitas harian maupun mobilitas masyarakat di sejumlah daerah.
Prakirawan BMKG, M. Rizky, mengatakan potensi hujan disertai petir diprakirakan terjadi di sejumlah kota besar di wilayah barat Indonesia, seperti Tanjungpinang, Palembang, dan Pontianak.
“Untuk bagian barat Indonesia, terdapat potensi hujan disertai dengan petir di Tanjungpinang, Palembang, dan Pontianak,” kata Rizky dalam siaran prakiraan cuaca di Jakarta, Senin.
Selain cuaca ekstrem tersebut, BMKG juga memprakirakan hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur Serang dan Jakarta sepanjang hari ini.
Sementara itu, hujan ringan diprediksi mendominasi sejumlah wilayah lain di Indonesia bagian barat dan tengah. Kota-kota yang berpotensi mengalami hujan ringan meliputi Banda Aceh, Medan, Bengkulu, Bandarlampung, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Tanjung Selor, Palangka Raya, hingga Samarinda.
“Potensi hujan ringan di Banda Aceh, Medan, Bengkulu, Bandarlampung, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Tanjung Selor, Palangka Raya, dan Samarinda,” ujarnya.
Di sisi lain, cuaca berawan tebal diprakirakan terjadi di Pekanbaru, Pangkalpinang, dan Banjarmasin. BMKG juga mencatat adanya potensi asap atau kabut di wilayah Padang, sedangkan udara kabur diprakirakan terjadi di Jambi.
Untuk wilayah timur Indonesia, BMKG memprediksi cuaca hujan ringan masih akan mendominasi sejumlah daerah. Kondisi tersebut diprakirakan terjadi di Denpasar, Mataram, sebagian besar wilayah Sulawesi, Ternate, Ambon, hingga sebagian besar Papua.
Sementara itu, wilayah Kupang diprediksi mengalami cuaca berawan tebal sepanjang hari.
“Untuk bagian timur Indonesia diwaspadai terdapat potensi hujan ringan di Denpasar, Mataram, sebagian besar Sulawesi, Ternate, Ambon, dan sebagian besar Papua, serta potensi berawan tebal di Kupang,” katanya.
BMKG mengingatkan bahwa prakiraan cuaca tersebut merupakan gambaran umum kondisi atmosfer pada hari ini. Masyarakat disarankan terus memantau pembaruan cuaca melalui aplikasi Info BMKG maupun akun media sosial resmi @infobmkg guna memperoleh informasi terkini terkait potensi hujan dan perubahan cuaca di masing-masing wilayah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Nilai tukar rupiah melemah ke Rp18.066 per dolar AS akibat konflik AS-Iran, lonjakan yield obligasi AS, dan sentimen The Fed.
Presiden Prabowo meluncurkan Program Mandatori B50 yang ditargetkan menghemat devisa hingga Rp170 triliun dan memperkuat ketahanan energi.
Fenomena embun upas kembali muncul di Dieng dengan suhu mencapai minus 6 derajat Celsius, memicu lonjakan kunjungan wisatawan saat libur sekolah.
Nama Kepala Diskominfo Kulonprogo Bambang Sutrisna dicatut pelaku melalui WhatsApp. ASN dan masyarakat diminta waspada terhadap modus penipuan.
Bangkai pesawat kargo Boeing 737-400 yang hilang di Laut Arab ditemukan setelah operasi pencarian 12 jam. Pencarian lima awak masih berlanjut.
Erick Thohir memastikan klub di Indonesia tak punya alasan menolak pemanggilan Timnas usai jadwal Super League 2026/2027 diundur.