Hanya Desil 1-4 yang Bisa Terima Bansos Agustus 2026, Cek Datanya
Bansos Agustus 2026 mengacu DTSEN. Cek status penerima, desil, serta cara memperbarui dan menyanggah data melalui kanal resmi.
Pelaku pencurian di Pekanbaru awalnya berniat bunuh satu keluargaPolda Riau dan Polresta Pekanbaru memperlihatkan barang bukti kasus pembunuhan dan pencurian dengan kekerasan di Rumbai, Pekanbaru. ANTARA/Annisa Firdausi
Harianjogja.com, PEKANBARU — Kasus pembunuhan sadis yang menimpa seorang nenek di kawasan Rumbai akhirnya berhasil diungkap aparat kepolisian. Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau memastikan para pelaku sempat merancang aksi yang lebih keji, yakni menghabisi satu keluarga sebelum menjalankan pencurian.
Direktur Reskrimum Polda Riau, Hasyim, mengungkapkan bahwa rencana kejahatan tersebut berkembang dalam perjalanan para pelaku menuju Pekanbaru. Awalnya, mereka hanya berniat melakukan pencurian, namun berubah menjadi rencana pembunuhan terhadap empat orang dalam satu rumah.
“Target awal mereka adalah satu keluarga. Namun saat kejadian, hanya korban yang berada di rumah,” ujarnya dalam konferensi pers, Minggu (3/5/2026).
Korban diketahui bernama Dumaris Boru Sitio, seorang lanjut usia yang tinggal bersama keluarganya. Saat peristiwa terjadi pada Rabu (29/4/2026), suami dan anak korban sedang tidak berada di rumah, sehingga korban menjadi satu-satunya sasaran aksi brutal tersebut.
Polisi mengungkap, para pelaku bukan orang asing bagi korban. Salah satu pelaku utama bahkan memiliki hubungan keluarga dan pernah tinggal bersama korban hingga tahun 2023. Kedekatan ini diduga dimanfaatkan untuk mempelajari kondisi rumah serta kebiasaan penghuni.
Sebelum aksi pembunuhan, para pelaku juga telah beberapa kali melakukan survei di lokasi. Bahkan, mereka sempat melakukan pencurian di rumah yang sama pada 8 April 2026 dengan hasil sekitar Rp4 juta. Hal ini semakin menguatkan dugaan bahwa kejahatan tersebut telah direncanakan secara matang.
Dalam menjalankan aksinya, pelaku menggunakan benda tumpul yang telah dipersiapkan sebelumnya untuk menganiaya korban hingga meninggal dunia. Setelah itu, jasad korban diseret ke kamar mandi guna menghilangkan jejak.
Tak berhenti di situ, polisi juga tengah mendalami kemungkinan adanya pengaruh penyalahgunaan narkoba yang diduga memicu keberanian pelaku dalam melakukan tindakan keji tersebut.
Usai kejadian, para pelaku melarikan diri ke luar daerah dan sempat singgah di wilayah Sumatera Utara. Namun pelarian mereka tidak berlangsung lama. Tim gabungan dari Polresta Pekanbaru dan Polda Riau berhasil menangkap seluruh tersangka hanya dalam hitungan hari.
Saat ini, keempat pelaku telah diamankan dan menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga terus mengembangkan penyidikan untuk mengungkap kemungkinan motif lain, termasuk faktor ekonomi maupun pengaruh lingkungan.
Kasus ini menjadi peringatan serius bagi masyarakat terkait pentingnya kewaspadaan, bahkan terhadap orang terdekat sekalipun. Aparat kepolisian mengimbau warga untuk meningkatkan keamanan lingkungan dan segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan di sekitar tempat tinggal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bansos Agustus 2026 mengacu DTSEN. Cek status penerima, desil, serta cara memperbarui dan menyanggah data melalui kanal resmi.
Tren Manhattan, Brooklyn, Queens, The Bronx, dan Staten Island versi Jogja viral di TikTok. Simak asal-usul lima borough New York dan pemetaannya di DIY.
India resmi mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 demi hadapi Brasil. Timnas Indonesia kehilangan lawan di Grup A. India terancam denda Rp439 juta dan cari dua laga u
PSG mengalahkan Aston Villa 2-1 dan menjadi klub ketiga dalam sejarah yang menjuarai Piala Super Eropa dua musim beruntun
Rekomendasi 8 HP flagship bekas terbaik 2026 dengan harga turun drastis. Dari Samsung Galaxy S23 Rp6 jutaan hingga iPhone 13 Pro Rp9,5 jutaan. Cek tips membelin
Xavi Hernandez resmi jadi pelatih Timnas Belanda dengan kontrak hingga Piala Dunia 2030. Ia sebut dirinya "anak sepak bola Belanda" dan ingin bawa filosofi meny