Era AI Makin Canggih, 4 Kemampuan Manusia Ini Tak Boleh Hilang
Rektor UIN Sunan Kalijaga Noorhaidi Hasan menyebut empat kemampuan manusia yang menjadi fondasi pendidikan di tengah kecanggihan AI.
Kapal Induk Amerika Serikat Abraham Lincoln. /ANTARA/Anadolu/py/am.
Harianjogja.com, JAKARTA—Serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap sejumlah wilayah di Iran pada Sabtu (28/2/2026) pagi diperkirakan memiliki jangkauan lebih luas dibandingkan serangan terhadap fasilitas nuklir Iran pada Juni tahun lalu.
Laporan tersebut disampaikan The New York Times (NYT), Sabtu, dengan mengutip sejumlah pejabat Amerika Serikat yang mengetahui operasi militer tersebut.
Menurut laporan itu, fokus awal serangan kali ini diarahkan pada infrastruktur militer Iran, bukan semata fasilitas nuklir sebagaimana operasi sebelumnya.
Rudal Balistik Jadi Perhatian
Para pejabat militer AS menyebut Iran diyakini memiliki lebih dari 2.000 rudal, terutama rudal balistik jarak pendek dan menengah, yang tersebar di berbagai lokasi peluncuran di seluruh negeri.
Keberadaan persenjataan tersebut dinilai menjadi salah satu pertimbangan utama dalam penentuan target serangan gabungan AS-Israel.
Targetkan Pemimpin Iran
NYT juga mengutip tiga pejabat keamanan Israel yang mengetahui jalannya operasi. Menurut mereka, tujuan utama gelombang pertama serangan adalah menargetkan sebanyak mungkin pemimpin senior Iran.
Para perencana serangan disebut berupaya menciptakan unsur kejutan, sebagaimana strategi yang diterapkan dalam serangan Juni tahun lalu. Target awal difokuskan pada pejabat tingkat tinggi sebelum pengamanan diperketat dan menyulitkan operasi lanjutan.
Kongres AS Tidak Diberi Pemberitahuan
Laporan itu menyebutkan, Senator Jack Reed, anggota Partai Demokrat teratas di Komite Angkatan Bersenjata Senat AS, tidak menerima pemberitahuan sebelumnya terkait serangan tersebut.
Dalam pernyataannya pada Jumat sebelum serangan dimulai, Reed memperingatkan bahwa perang seharusnya dihindari jika tidak benar-benar diperlukan.
Ia juga menilai Kongres tidak menerima pengarahan maupun intelijen yang memadai terkait rencana serangan. Menurut Reed, meskipun Iran dipandang sebagai ancaman serius dan destabilitatif bagi AS dan sekutunya, pemerintahan belum menyampaikan pembenaran strategis atas serangan pendahuluan tersebut.
Operasi Lion’s Roar
Israel melancarkan serangan ke Iran pada Sabtu dini hari dengan nama sandi “Lion’s Roar”, serta menetapkan status keadaan darurat khusus dan segera di seluruh wilayahnya.
Tak lama berselang, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa Amerika Serikat telah meluncurkan “operasi tempur berskala besar” di Iran.
Sebagai catatan, pada Juni tahun lalu Amerika Serikat juga pernah menyerang tiga lokasi nuklir Iran menjelang berakhirnya perang 12 hari antara Israel dan Iran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Rektor UIN Sunan Kalijaga Noorhaidi Hasan menyebut empat kemampuan manusia yang menjadi fondasi pendidikan di tengah kecanggihan AI.
Kajian renovasi Stadion Mandala Krida masuk tahap analisis. DPRD DIY menargetkan estimasi DED tersedia untuk penganggaran 2027.
ASDP Ketapang mengoperasikan 27 kapal untuk mempercepat penguraian antrean kendaraan sepanjang 8,5 km di Pelabuhan Ketapang.
Subsidi BBM dan LPG 3 kg dalam APBN 2027 turun Rp11,4 triliun dari usulan awal menjadi Rp261,5 triliun.
Prabowo menemui Megawati di Teuku Umar untuk takziah Guruh Soekarnoputra. Keduanya juga berbincang soal bangsa dan negara.
MK memutus 20 permohonan uji materi UU siang ini, termasuk perkara UU Polri, Kesehatan, Perlindungan Konsumen, dan KUHP Nasional.