Jemaah Haji Probolinggo Wafat di Makkah, Sempat Dirawat di ICU
Jemaah haji asal Probolinggo meninggal dunia di Makkah setelah dirawat di ICU akibat gagal napas. Almarhum sempat menunaikan umrah wajib.
Foto ilustrasi bendera Palestina. - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Abdulfattah A.K. Al-Sattiri, menyampaikan apresiasi atas kuatnya dukungan pemerintah dan rakyat Indonesia terhadap Palestina, khususnya bagi warga Gaza. Ia mengaku terharu melihat besarnya solidaritas yang diberikan Indonesia.
Pernyataan tersebut disampaikan Al-Sattiri dalam acara iftar yang digelar Kedutaan Besar Palestina di Jakarta, Jumat malam. “Saya tidak menyangka dukungannya sebesar ini. Di Indonesia, saya tidak bisa membayangkan betapa besarnya cinta kepada Palestina, rasa suka dan cinta rakyat Indonesia terhadap Palestina,” ujarnya.
Al-Sattiri resmi menggantikan Zuhair Al-Shun sebagai Duta Besar Palestina untuk Indonesia pada Januari 2026. Ia menjadi duta besar pertama yang berasal dari Gaza.
Dalam kesempatan itu, ia berbagi pengalaman sebagai warga Gaza yang menyaksikan langsung penderitaan masyarakat akibat pendudukan Israel. Ia mengungkapkan, sejumlah orang di Indonesia menangis saat mengetahui dirinya berasal dari Gaza, bahkan sebelum mengetahui bahwa ia seorang duta besar.
"Ketika orang-orang tahu saya berasal dari Gaza, mereka mulai menangis. Jika saya memberitahu keluarga saya di Gaza, mereka juga mulai menangis. Jadi, dukungan besar ini kami sangat menghargainya. Dan kami tahu bahwa kami tidak sendirian," ucapnya.
Ia juga menyampaikan bahwa Indonesia dan Palestina adalah satu keluarga besar. "Kita adalah satu keluarga besar. Kita bersama. Kita akan bekerja sama di masa depan untuk melihat Palestina dan Masjid Al-Aqsa merdeka," katanya menambahkan.
Al-Sattiri menegaskan bahwa Palestina tidak berjuang sendiri dan menekankan pentingnya solidaritas internasional bagi rakyat Palestina, baik yang berada di Gaza maupun Tepi Barat.
"Kami memiliki dukungan yang sangat besar, baik untuk rakyat di Gaza maupun Tepi Barat," katanya.
Lebih lanjut, ia menyoroti kuatnya ikatan emosional antara rakyat Indonesia dan Palestina yang, menurutnya, dilandasi rasa cinta dan dukungan tulus dari hati masing-masing, mempertegas hubungan historis kedua bangsa yang terus terjalin di tengah dinamika perjuangan rakyat Palestina.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Jemaah haji asal Probolinggo meninggal dunia di Makkah setelah dirawat di ICU akibat gagal napas. Almarhum sempat menunaikan umrah wajib.
Prabowo kunjungi Museum Marsinah Nganjuk, soroti sejarah buruh Indonesia dan perjuangan hak pekerja serta penghormatan pahlawan nasional.
BNNP DIY perkuat pencegahan narkoba dengan kearifan lokal dan sinergi masyarakat untuk wujudkan Yogyakarta bersih narkoba.
Kompetisi 76 Indonesian Downhill 2026 hadir lebih ekstrem di Bantul. Trek baru lebih curam, cepat, dan menantang rider elite.
Wisata Gunungkidul ramai 41.969 pengunjung saat libur panjang. PAD tembus Rp516 juta, pantai masih jadi favorit wisatawan.
Pemkab Bantul memantau harga pangan usai rupiah melemah. Sejumlah komoditas lokal masih aman, warga diminta tidak panic buying.