Vonis Mengejutkan! 4 Terdakwa Korupsi Lahan Tol Bengkulu Dibebaskan
PN Tipikor Bengkulu vonis bebas 4 terdakwa kasus korupsi lahan tol. Hakim sebut tidak ada unsur melawan hukum.
Arsip-Warga Palestina melintas di jalan yang dikelilingi bangunan yang hancur akibat serangan Israel di Kota Khan Younis, Jalur Gaza Selatan, Jumat (12/4/2024). Antara/Xinhua/Rizek Abdeljawad
Harianjogja.com, NEW YORK - Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) memperkirakan biaya pembangunan kembali Jalur Gaza akan sangat besar, untuk itu dia berharap masyarakat internasional dapat bersatu memberikan dukungan penting, kata juru bicara Stephane Dujarric pada Jumat.
"Biaya pembangunan kembali Gaza akan sangat besar," kata Dujarric dalam pengarahan PBB.
"Komunitas internasional harus bersatu dan kami sangat berharap mereka akan bersatu demi kepentingan Palestina."
PBB memperkirakan bahwa sekitar 70 miliar dolar AS (sekitar Rp1,15 kuadriliun) akan diperlukan untuk membangun kembali daerah kantong yang dilanda perang itu dan memastikan keamanannya.
Seruan itu juga disampaikan di tengah seruan yang terus berlanjut untuk meningkatkan akses bantuan melalui penyeberangan seperti Rafah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara - Sputnik
PN Tipikor Bengkulu vonis bebas 4 terdakwa kasus korupsi lahan tol. Hakim sebut tidak ada unsur melawan hukum.
Nadiem Makarim dituntut 18 tahun penjara dalam kasus korupsi Chromebook Rp2,18 triliun. Jaksa juga minta denda dan uang pengganti.
KID DIY fokus pada penguatan informasi kebencanaan hingga tingkat kelurahan. Sistem terpadu disiapkan untuk cegah simpang siur saat darurat.
Wagub DIY Paku Alam X pastikan seluruh rekomendasi DPRD ditindaklanjuti. Evaluasi pembangunan fokus pada pemerataan ekonomi dan tata kelola.
Pembongkaran SDN Nglarang untuk proyek Tol Jogja-Solo rampung. Lahan kini 100% bebas, proyek masuk tahap penimbunan dan pengecoran.
Wali Kota Solo Respati Ardi prioritaskan guru dan nakes dalam rekrutmen CASN. Pemkot kejar solusi kekurangan tenaga pendidikan.