Kaspersky Temukan Situs Palsu Jual iPhone 18, Waspada Data Dicuri
Kaspersky menemukan situs palsu yang menawarkan iPhone 18 dengan harga fiktif. Pengguna diminta waspada sebelum memasukkan data pribadi.
Donald Trump - Instagram @realdonaldtrump
Harianjogja.com, JAKARTA—Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan rencana pembentukan cadangan mineral strategis senilai 12 miliar dolar AS atau setara Rp201 triliun sebagai langkah memperkuat industri manufaktur nasional dan mengurangi ketergantungan terhadap pasokan global yang selama ini didominasi China.
Pengumuman tersebut disampaikan Trump pada Senin (2/2) di Gedung Putih. Ia menegaskan cadangan tersebut akan menjadi cadangan mineral penting strategis pertama dalam sejarah Amerika Serikat yang secara khusus ditujukan untuk menopang sektor industri dan tenaga kerja domestik.
Cadangan mineral strategis ini, menurut Trump, dirancang untuk memastikan dunia usaha dan pekerja Amerika tidak terdampak kekurangan bahan baku penting, terutama dalam situasi global yang penuh ketidakpastian. Pernyataan itu disampaikan Trump saat berbicara di Ruang Oval, Gedung Putih.
“Kita tidak ingin mengalami apa yang kita alami setahun yang lalu, meskipun pada akhirnya bisa diatasi,” ujar Trump. Pernyataan tersebut diduga merujuk pada kebijakan China yang sempat merencanakan pembatasan ekspor mineral penting dan memicu guncangan di pasar global sebelum akhirnya ditangguhkan.
Trump menambahkan, pembentukan cadangan mineral strategis ini disamakan dengan keberadaan cadangan minyak strategis yang telah lama dimiliki Amerika Serikat. Bedanya, cadangan baru ini difokuskan untuk menjaga keberlanjutan industri nasional, bukan semata kepentingan pertahanan.
“Sama seperti kita telah lama memiliki cadangan minyak strategis dan cadangan mineral penting untuk pertahanan nasional, kini kita menciptakan cadangan mineral ini untuk industri Amerika agar tidak menghadapi masalah serupa di masa depan,” kata Trump.
Pendanaan inisiatif tersebut berasal dari pembiayaan Bank Ekspor-Impor Amerika Serikat sebesar 10 miliar dolar AS atau sekitar Rp167,6 triliun, ditambah dukungan pembiayaan sektor swasta senilai 2 miliar dolar AS atau sekitar Rp33,5 triliun.
Trump menyatakan, pinjaman yang digunakan dalam pembentukan cadangan mineral strategis ini diharapkan mampu memberikan keuntungan melalui pendapatan bunga, sehingga tidak membebani keuangan negara dalam jangka panjang.
Meski dalam pidatonya Trump tidak menyebut China secara eksplisit, Menteri Perdagangan Amerika Serikat Howard Lutnick secara terbuka menyebut Beijing sebagai faktor utama di balik kebijakan tersebut. Ia menilai dominasi China atas mineral penting telah berlangsung terlalu lama.
“Presiden-presiden sebelumnya meremehkan Amerika. Mereka membiarkan mineral-mineral penting kita dikuasai China, membiarkan industri pertambangan kita hancur dengan menutup tambang dan pembangkit listrik tenaga batu bara, sementara China justru terus membukanya,” kata Lutnick.
Ia menegaskan, kebijakan baru ini menjadi titik balik bagi sektor pertambangan Amerika Serikat. “Kita mengambil kembali mineral-mineral penting. Kita mengambil kembali pertambangan,” tambahnya, seiring upaya pemerintah AS memperkuat rantai pasok domestik dan mengurangi ketergantungan global.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kaspersky menemukan situs palsu yang menawarkan iPhone 18 dengan harga fiktif. Pengguna diminta waspada sebelum memasukkan data pribadi.
Kemenhut mengembangkan kasus pembalakan liar di TN Berbak dan Sembilang setelah dua orang ditetapkan sebagai tersangka.
Lima kalurahan di Sleman memilih mekanisme voting untuk Pilur PAW. Sebanyak 15 calon mengikuti pemilihan di lima kalurahan.
Suvenir pernikahan Rangga dan Nunu berupa anak ayam hidup dalam kotak mika menuai kritik warganet karena dinilai tak layak.
Industri pelumas mengubah strategi menghadapi pertumbuhan EV dengan memperkuat pasar industri dan mengembangkan produk bernilai tambah.
Aliran PDAM di Padukuhan Padem, Panggang, Gunungkidul macet lebih dari lima tahun. Warga terpaksa membeli air saat musim kemarau.