Jejak Romusha Pekanbaru Dikenang, Keluarga Korban dari Belanda Datang
Keluarga korban romusha asal Belanda mengunjungi Monumen Kereta Api Pekanbaru untuk mengenang tragedi kerja paksa era Perang Dunia II.
Ilustrasi salju./Freepik
Harianjogja.com, AFGHANISTAN—Hujan dan salju lebat yang melanda sejumlah provinsi di Afghanistan menewaskan sedikitnya 61 orang, melukai lebih dari 100 lainnya, serta memaksa ratusan keluarga mengungsi akibat kerusakan rumah dan tertutupnya jalur transportasi.
Bencana cuaca ekstrem melanda Afghanistan, menewaskan sedikitnya 61 orang dan melukai 110 lainnya akibat hujan dan salju lebat yang terjadi selama tiga hari terakhir, menurut pejabat setempat pada Sabtu (24/1/2026).
Juru bicara Otoritas Nasional Penanggulangan Bencana Afghanistan (ANDMA), Hafiz Muhammad Yousaf Hamad, mengatakan salju tebal menutup jalan-jalan di wilayah pegunungan, sehingga memperlambat akses bantuan darurat bagi warga terdampak.
“Selama tiga hari terakhir, sedikitnya 61 orang tewas dan 110 lainnya terluka,” ujar Hamad melalui pesan video yang diunggah di platform X.
Provinsi yang terdampak termasuk Kabul, Parwan, Panjshir, Ghazni, dan Nuristan. Jalan-jalan di daerah perbukitan masih tertutup, meski pihak berwenang berusaha membuka akses kembali dan menyalurkan bantuan darurat.
Bencana ini juga merusak 458 rumah, baik sebagian maupun seluruhnya, memaksa 360 keluarga mengungsi dari tempat tinggal mereka. Jalan raya Salang, jalur utama yang menghubungkan wilayah utara dengan Kabul dan kawasan selatan, hingga kini tetap ditutup.
Hamad mengimbau warga Afghanistan untuk menghindari perjalanan yang tidak mendesak di wilayah terdampak salju lebat dan tetap berhati-hati di jalan yang tertutup atau berpotensi berbahaya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Keluarga korban romusha asal Belanda mengunjungi Monumen Kereta Api Pekanbaru untuk mengenang tragedi kerja paksa era Perang Dunia II.
Trump minta China dan Taiwan menahan diri di tengah ketegangan. AS belum pastikan kirim senjata ke Taipei dan soroti chip Taiwan.
Okupansi hotel Jogja naik hingga 70% saat long weekend. PHRI DIY ungkap tren booking mendadak dan imbau wisatawan waspada penipuan.
Serabi 2026 bantu lebih dari 1.800 UMKM perempuan memahami bisnis digital, strategi harga, dan pengembangan usaha berbasis data.
Prabowo minta TNI-Polri bersih dari praktik ilegal, tegaskan larangan backing judi, narkoba, dan penyelundupan.
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.