Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen, Daya Beli Dinilai Masih Kuat
Ekonomi Indonesia tumbuh 5,61 persen pada triwulan I-2026. Menkeu Purbaya menyebut konsumsi rumah tangga jadi penopang utama daya beli.
Presiden Prabowo. - Setneg
Harianjogja.com, JAKARTA—Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan jajaran pemerintah untuk melakukan penanganan cepat terhadap dampak banjir yang melanda sejumlah daerah di Pulau Jawa, sekaligus memperkuat langkah mitigasi di wilayah rawan bencana.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo menerima laporan mengenai banjir, tanah longsor, serta genangan air di sejumlah wilayah, termasuk Kabupaten Pati, Kudus, dan Jakarta Utara. Laporan tersebut diterima saat rapat terbatas yang digelar Sabtu (17/1/2026), di tengah puncak curah hujan tinggi.
"Di situ juga kemudian Bapak Presiden langsung memerintahkan kepada kita untuk seluruh jajaran untuk sekali lagi pertama-tama tentunya penanganan secepat-cepatnya yang berkenaan dengan menimbulkan korban dari setiap kejadian," kata Prasetyo saat menjawab pertanyaan wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin.
Dalam laporan yang sama juga disampaikan adanya tanggul jebol di beberapa lokasi terdampak. Kondisi ini, menurut Prasetyo, menjadi perhatian serius Presiden karena berpotensi memperluas dampak banjir.
Selain respons darurat, Presiden Prabowo juga meminta Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian segera mengidentifikasi titik-titik wilayah dan zona yang berpotensi mengalami banjir, rob, maupun genangan akibat tingginya curah hujan.
Langkah identifikasi tersebut dimaksudkan sebagai dasar penyusunan strategi antisipasi dan mitigasi, agar dampak kejadian serupa pada masa mendatang dapat ditekan.
"Nah ini juga menjadi pekerjaan rumah kita bersama, menjadi tugas kami pemerintah untuk bagaimana secepatnya juga memikirkan, mengantisipasi, memitigasi supaya hal-hal seperti ini di kemudian hari dapat dikurangi efeknya," ucap dia.
Prasetyo juga membuka kemungkinan Presiden Prabowo akan meninjau langsung wilayah terdampak, seiring kondisi banjir yang masih berlangsung dalam beberapa hari terakhir.
"Nanti kita rencanakan," ujarnya singkat.
Sejumlah wilayah di Pulau Jawa diketahui terdampak hujan berintensitas tinggi yang memicu banjir di berbagai titik. Daerah tersebut antara lain Lamongan, Pekalongan, Batang, Kudus, Demak, Pati, Jepara, Karawang, Bekasi, dan Jakarta Utara, yang kini menjadi fokus koordinasi lintas kementerian dan pemerintah daerah dalam penanganan darurat serta perencanaan mitigasi jangka menengah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Ekonomi Indonesia tumbuh 5,61 persen pada triwulan I-2026. Menkeu Purbaya menyebut konsumsi rumah tangga jadi penopang utama daya beli.
Hari Keluarga Internasional 2026 menyoroti dampak ketimpangan sosial terhadap kesejahteraan anak dan kondisi keluarga.
Enam wakil Indonesia gugur di Thailand Open 2026. Leo/Daniel dan Hira/Jani jadi harapan terakhir menuju semifina
PSEL Regional DIY mundur hingga 2028, DLH Sleman bentuk pendamping pengelolaan sampah di 17 kapanewon dan 86 kalurahan.
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa