KPK Duga Kantah di Jatim Setor Uang ke Oknum Kanwil BPN
KPK menduga sejumlah Kantah di Jatim menyetor uang ke oknum Kanwil BPN Jatim setelah penyidik menemukan uang ratusan juta rupiah.
Ojek online - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Presiden RI Prabowo Subianto membawa kabar gembira bagi jutaan pengemudi ojek daring (ojol) dalam peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026. Kepala Negara secara resmi mengumumkan penandatanganan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 yang memangkas potongan pendapatan oleh perusahaan aplikator menjadi maksimal delapan persen.
Langkah tegas ini diambil guna meningkatkan pendapatan bersih para mitra pengemudi yang selama ini dinilai terbebani oleh potongan besar. Dalam pidatonya di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat (1/5/2026), Prabowo menekankan pentingnya keadilan bagi para pekerja transportasi online.
"Saya katakan di sini, saya tidak setuju 10 persen, harus di bawah 10 persen. Enak aje, lo yang keringat dia yang dapat duit, sorry aje. Kalau enggak mau ikut kita, enggak usah usaha di Indonesia," tegas Presiden Prabowo di hadapan ribuan buruh yang bersorak mendukung.
Standar Baru Pembagian Hasil dan Perlindungan Sosial
Sebelum aturan ini terbit, pihak aplikator diketahui kerap menetapkan potongan atau setoran hingga 20 persen dari setiap pendapatan pengemudi. Melalui Perpres Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online, skema tersebut diubah total.
Kini, aturan mewajibkan pembagian minimal 92 persen untuk pengemudi, yang berarti potongan untuk penyedia aplikasi tidak boleh melebihi delapan persen. Kebijakan ini merupakan bentuk pembelaan pemerintah terhadap pengemudi ojol yang setiap hari bekerja keras dan mempertaruhkan nyawa di jalanan.
Selain soal pendapatan, pemerintah juga mewajibkan perusahaan aplikator untuk menjamin kesejahteraan mitra melalui perlindungan jaminan sosial. Aspek kesehatan dan keselamatan kerja kini menjadi kewajiban mutlak yang harus dipenuhi oleh perusahaan penyedia aplikasi.
"Harus diberi jaminan kecelakaan kerja, akan diberikan BPJS Kesehatan, asuransi kesehatan," kata Presiden memberikan penekanan.
Dukungan Penuh Tokoh Buruh dan Jajaran Kabinet
Kehadiran Presiden Prabowo dalam perayaan May Day 2026 disambut hangat oleh sejumlah tokoh buruh nasional, di antaranya Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea dan Ketua Umum KSPI Said Iqbal.
Seusai menyampaikan pidato yang menggetarkan tersebut, Presiden tampak didampingi oleh jajaran menteri dan pejabat tinggi negara, termasuk Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, dan Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat. Hadir pula Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo serta Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad.
Kebijakan revolusioner ini diharapkan dapat menjadi fondasi kuat bagi peningkatan kesejahteraan pekerja sektor informal di Indonesia, sekaligus memastikan hubungan kemitraan antara aplikator dan pengemudi berjalan secara lebih adil dan manusiawi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KPK menduga sejumlah Kantah di Jatim menyetor uang ke oknum Kanwil BPN Jatim setelah penyidik menemukan uang ratusan juta rupiah.
Basral Graito memilih menikmati pertandingan untuk menjaga fokus di Asian Games 2026 dan bersiap tampil di World Skate Paraguay.
DPRD Jateng menerima informasi 19 titik pengeboran geotermal dan meminta ESDM serta PLN menemui warga di sekitar Gunung Ungaran.
Polda Banten membongkar sindikat penyalahgunaan solar subsidi di Serang. Polisi menyita 1.000 liter solar dan menetapkan dua tersangka.
Pura Jagat Natha resmi berdiri di kawasan Alun-alun Kota Magelang. Kehadirannya melengkapi rumah ibadah lintas agama di kawasan tersebut.
ASDP menjelaskan antrean panjang di Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk dipicu aksi pengemudi truk. Antrean di sisi Jawa mencapai 8 km.